#beritalampung#beritadaerah#lampung#Kotabumi

Akibat Kemarau, Pengembangan Benih Jagung di Lampura Gagal Dilakukan

( kata)
Akibat Kemarau, Pengembangan Benih Jagung di Lampura Gagal Dilakukan
Foto: Lampost.co/Yudi H

KOTABUMI (lampost.co) -- Dampak kemarau, realisasi pengembangan benih jagung di lahan seluas sekitar 80 hektare  bekerja sama dengan perusahaan mitra "Twin" yang rencana akan ditanam di Agustus-September 2019 gagal dilakukan. 

Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan, Dinas Pertanian (Distan), Kabupaten Lampung Utara, Sugiman, mengatakan sekitar 80 ha lahan milik anggota kelompok petani (Poktan) yang dipersiapkan untuk pengembangan benih jagung bekerja sama dengan perusahaan mitra "Twin" yang bergerak pada usaha pembenihan jagung untuk penyiapan benih khusus di Propinsi Lampung gagal dilakukan.

"Sebab, penanaman yang dijadwalkan pada Agustus s/d September 2019 untuk penyiapan benih jagung varietas Rk 45, Rk 58, Twin 19, Twin 20 dan Hj 21 yang akan digunakan pada musim tanam Januari s/d Februari 2020 mendatang untuk Propinsi Lampung ini, terkendala kesediaan air," ujarnya di ruang kerja, Selasa (6/8/2019) . 

Menurutnya, sebab penanaman yang dijadwalkan perusahaan mitra "Twin" yang menyiapkan benih indukan, dana untuk pupuk sebesar Rp 1 juta dan pestisida sebesar Rp 1 juta untuk perhektar areal lahan bekerja sama dengan Poktan di Agustus s/d September 2019 terkendala kesediaan air di areal.

Yudhi Hardiyanto

Berita Terkait

Komentar