#pemilu

Akademisi Unila: Pilihan Politik Harus Ditimbang dari Kinerja Calon

( kata)
Akademisi Unila: Pilihan Politik Harus Ditimbang dari Kinerja Calon
Ilustrasi pemungutan suara. Medcom.id/M. Rizal


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Warga Lampung diminta untuk semakin melek politik. Jelang 2024, para calon pemilih harus mulai mempertimbangkan hasil kinerja dan program kerja partai politik.

Akademisi ilmu komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung (Unila), Tony Wijaya berpendapat, saat ini masih banyak yang menentukan pilihannya berdasarkan figur atau ketokohan.  

"Jangan sampai tertipu oleh sampul kemasan luar saja atau bahkan tergoda karena terkena serangan fajar atau politik. Pilihlah calon pemimpin berdasarkan track record dan visi misinya," ujar dia, Minggu, 28 Agustus 2022.

Baca: Bawaslu Butuhkan  687 Panwascam se-Lampung

 

"Masyarakat harus berani menghukum dan memberi penghargaan atas kinerja partai atau calon dalam pemilu. Kalau kinerjanya bagus, silakan dipilih. Kalau buruk, jangan dipilih," sambung dia.

Tony juga berpendapat, Pemilu 2024 masih berpotensi diwarnai isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Oleh sebab itu, ia mengingatkan setiap elemen masyarakat untuk menjadi garda terdepan tegaknya demokrasi. 

“Kalau sekarang mengharapkan parpol menjadi garda terdepan (demokrasi), mustahil," katanya. 

Sobih AW Adnan








Berita Terkait



Komentar