#pkl#pasar

Bandar Lampung Diminta Memfasilitasi PKL

( kata)
Bandar Lampung Diminta Memfasilitasi PKL
Penertiban PKL di Pasar Simpur, Bandar Lampung, Jumat, 5 Agustus 2022. (Lampost.co/Umar Robbani)


Bandar Lampung (lampost.co) -- Anggota Satpol PP melakukan penertiban kepada pedagang kaki lima (PKL) di pasar Bandar Lampung. Namun, penertiban melahirkan pro dan kontra antara pedagang dan pemerintah. 

Pengamat Ekonomi Unila Asrian Hendi Caya mengatakan PKL harus diapresiasi karena telah mampu menciptakan lapangan kerja sendiri.

"Pemkot Kota Bandar Lampung punya tanggung jawab menciptakan lapangan kerja. Sewajarnya pemerintah memfasilitasi PKL agar dapat menjalankan usaha dengan baik dan terus meningkat," katanya melalui telepon, Jumat, 5 Agustus 2022.

Asrian menjelaskan saat yang sama Pemkot Bandar Lampung juga harus menegakkan ketertiban dan menjaga keadaan kota. Pemerintah harus mengalokasikan ruang untuk para PKL yang dibubarkan. 

"Hal ini untuk menjaga ketertiban dan keindahan kota sekaligus mengakomodir keberadaan PKL," tuturnya. 

Baca juga: Satpol-PP Bandar Lampung Tertibkan PKL di Area Simpur Center

Selain itu, para PKL pun harus mau diatur dan dapat menjaga kebersihan dan keindahan kota. Pemkot Bandar Lampung tidak saja menyediakan lokasi, tapi juga menyediakan gerobak/ tenda yang indah dan fungsional. Terkait jumlah PKL agar tidak mengganggu, Asrian menyatakan perlu ruang tersebar pada lokasi-lokasi yang strategis ( ramai). 

"Setiap lokasi, PKL harus diorganisir agar mereka saling mengingatkan dan menjaga agar bertanggung jawab atas kebersihan, ketertiban dan keindahan kota. Mereka juga harus menjaga lokasi tersebut dari datangnya PKL lain yang tidak sesuai desain yang telah diatur pemerintah," ujarnya. 

Terakhir, ia mengatakan jika solusi ini tidak diterapkan maka akhirnya akan jadi kucing-kucinngan antara Satpol PP dan PKL. Setelah dibubarkan akan kembali lagi beberapa waktu selanjutnya.

"Harus diorganisir untuk menjaga dari PKL lain yang tidak sesuai aturan dan kondisi yang mengganggu ketertiban, kebersihan, dan keindahan kota. Bahkan, sebaiknya desain tempat berjalan pun dibuatkan yang menarik dan fungsional," pungkasnya. 

Wandi Barboy






Berita Terkait



Komentar