#pemkotbandarlampung#beritalampung

Akademisi Dukung Pemkot Tindak Pengusaha Tak Taat Pajak

( kata)
Akademisi Dukung Pemkot Tindak Pengusaha Tak Taat Pajak
Pajak. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Akademisi Hukum dari Universitas Lampung (Unila) Budiyono, mendukung langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung untuk menindak tegas pelaku usaha yang bandel membayar pajak.  

Terutama perihal penggunaan tapping box yang mendukung peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dan transparansi penyampaian setoran pajak terhadap pemerintah daerah.  

"Apabila tidak mengindahkan, harus ada evaluasi perizinan terhadap bakso sony. Begitu juga terhadap pelaku usaha yang tidak taat terhadap kewajiban pajak mereka," ujarnya, Rabu, 14 Juli 2021.  

Sejak awal Pemkot masih mengedepankan tindakan persuasif terhadap pelaku usaha yang membandel terutama manajemen Bakso Sony. Hingga akhirnya harus mengambil langkah tegas selain menyegel tempat usaha.  

"Sebenarnya langkah pemkot secara persuasif kepada Bakso Soni sudah tepat dan pelaku usaha lainnya dengan memberikan peringatan terlebih dahulu sebelum memberikan langkah tegas yaitu mengevaluasi izin usaha," kata dia.  

Kemudian terkait penyediaan alat tapping box juga dapat digunakan seluruh kabupaten/kota kepada seluruh objek pajak mereka. 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar