#ppni#malapraktik#solidaritasperawat#beritalampura

Ajukan Penangguhan Penahanan, PPNI Jadi Penjamin untuk Jumraini

( kata)
Ajukan Penangguhan Penahanan, PPNI Jadi Penjamin untuk Jumraini
Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Lampung, Dedi Afrizal. Foto: Dok


KOTABUMI (Lampost.co) -- Pengadilan Negeri (PN) Kotabumi menggelar sidang perdana kasus dugaan malapraktik yang dituduhkan kepada Jumraini, Selasa, 8 Oktober 2019.

Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Lampung, Dedi Afrizal menyampaikan akan mengajukan penangguhan penahanan pada sidang perdana itu. Pihaknya berharap pihak yang berwenang mengabulkan permohonannya tersebut. "Pengajuan persidangan dilakukan saat dalam persidangan, hari ini adalah sidang perdana kita akan ajukan hari ini," jelasnya.

Selain itu pihaknya juga telah memberikan pendampingan hukum untuk Jumraini. Hal itu salah satu bentuk solidaritas terhadap tenaga perawat.

Ia mengatakan pihaknya telah meminta bantuan pengurus pusat untuk melakukan pendampingan. "Kita sudah hubungi pengurus pusat, sekarang sudah ada tim advokasi untuk mendampingi Jumraini dalam persidangan. Kita sudah ada tim advokasi dari pusat untuk melakukan pendampingan hukum terhadap Jumraini," ujar mantan Ketua DPRD Provinsi Lampung itu.

Selain itu, ia mengaku pihaknya siap menjadi penjamin bagi Jumraini.

Ia mengatakan Jumraini hanya menjalankan permintaan pasien. Sedangkan, keadaan pasien yang ditangani itu sudah parah. Selain itu, pasien pun meninggal di rumah sakit. "Kalau begini kami (perawat) lebih baik kembali pada tanggung jawab profesional saja kalau yang kami kerjakan akhirnya mengancam kebebasan kami," tuturnya.

Umar Robani







Berita Terkait



Komentar