#obituarium#ketuadewanpers#aji

AJI Indonesia Sebut Prof Azyumardi Azra Sosok Guru Bangsa

( kata)
AJI Indonesia Sebut Prof Azyumardi Azra Sosok Guru Bangsa
Ketua AJI Indonesia Sasmito Madrim (kiri dari foto) dan Ketua Dewan Pers Prof Azyumardi Azra. (Foto:Dok.AJI)


Bandar Lampung (lampost.co)-- Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia Sasmito Madrim menyampaikan kesedihan dan merasa kehilangan saat mendengar kabar meninggalnya Prof Azyumardi Azra di Malaysia. 

Sasmito menceritakan jika AJI Indonesia pada akhir 2021 berkunjung ke rumah Azyumardi untuk memohon kesediaan beliau menjadi Ketua Dewan Pers. 

"Kami gembira sekali akhirnya saat Prof Azyumardi terpilih menjadi Ketua Dewan Pers," kata Sasmito, Minggu, 18 September 2022. 

Ia menyampaikan bahwa Prof Azyumardi adalah pribadi yang berani, pintar, bisa menjadi jembatan dengan pemerintah, dan selalu hadir di kegiatan-kegiatan Dewan Pers. 

Menurutnya belum setahun kepemimpinan Prof Azyumardi prestasi didapatkan Dewan Pers di bawah kepemimpinanannya sudah nampak. 

"Seperti RKUHP. Pemerintah dan DPR akhirnya mau mengunggah draf resmi RKUHP setelah didesak Dewan Pers dan koalisi masyarakat sipil, tidak lama setelah pertemuan dengan Dewan Pers," jelasnya. 

Selain itu Sasmito mengatakan bahwa Azyumardi selalu hadir dalam beberapa kegiatan Dewan Pers. 

Belum pernah rasanya saya melihat semangat yang begitu besar, seperti Prof Azyumardi dalam advokasi-advokasi nasional," ujarnya. 

Ketiga menurutnya, Azyumardi menjadi Ketua Dewan Pers dengan bahasa yang tegas. Pernyataan-pernyataan Azyumardi menurutnya tegas, tidak bersayap saat mengkritik pemerintah. Dan itu selalu disampaikan ketika di Dewan Pers. 

"Prof Azyumardi merasa yakin bahwa pemerintah tidak akan menganggap dirinya membenci pemerintah. Ia bisa berdiri di tengah demi bangsa yang lebih sehat," tuturnya. 

Selain itu, bagi Sasmito Prof Azyumardi bisa menjadi jmbatan bagi generasi muda dengan pemikir-pemikir senior, para guru besar yang berdiri bersama pemerintah hari ini. 

"Harus diakui kepakaran Prof Azyumardi cukup menguatkan posisi tawar generasi muda di mata pemerintah," ucapnya. 

Terakhir yang berkesan baginya juga adalah Prof Azyumardi adalah sosok yang sangat rendah hati. Ia menceritakan dalam berbagai kesempatan, Prof Azyumardi tidak pernah menonjolkan posisinya sebagai Ketua Dewan Pers. 

"Yang harus selalu ditunggu atau membuka acara, mau mendengarkan semua orang. Tapi tetap teguh dengan pendirian," pungkasnya.

Sebelumnya Ketua Dewan Pers, Azyumardi Azra yang berpulang di Rumah Sakit Serdang Selangor, Malaysia pada Minggu pukul 12.30 waktu setempat.

Foto: Ketua AJI Indonesia Sasmito Madrim (kiri dari foto) dan Ketua Dewan Pers Prof Azyumardi Azra. Istimewa.

Sri Agustina








Berita Terkait



Komentar