#italia#korona

Ajak Jalan Kura-Kura saat Lockdown, Wanita Italia Dikenai Denda

( kata)
Ajak Jalan Kura-Kura saat Lockdown, Wanita Italia Dikenai Denda
Warga Italia mengenakan masker di tengah pandemi covid-19. (Foto: AFP)


Roma (Lampost.co) --  Seorang wanita berusia 60 tahun di Italia dikenai denda karena melanggar kebijakan penguncian wilayah (lockdown) terkait pandemi virus korona (covid-19). Ia dinyatakan melanggar karena justru mengajak jalan hewan peliharaannya di saat semua warga Italia diminta tetap berada di dalam rumah.
 
Menurut laporan surat kabar Il Messaggero, kepolisian Italia mencegat seorang wanita yang sedang berada di luar rumahnya pada Senin kemarin. Saat ditanya ada keperluan apa sehingga harus keluar rumah, wanita itu mengaku hanya ingin mengajak kura-kura peliharannya menikmati udara luar.
 
Karena alasan wanita tersebut tidak dianggap sebagai kebutuhan mendesak, polisi menjatuhkan denda sebesar EUR400 atau setara Rp6,8 juta.

Italia berada dalam status lockdown sejak 9 Maret, dan ini bukan kali pertama warga melanggar aturan tersebut. Seperti diberitakan Newsweek, seorang pria 31 tahun asal San Fermo della Battaglia dikenai denda pada Maret lalu karena bermain "Pokemon Go" di tengah lockdown.
 
Dalam masa liburan Paskah pada Senin kemarin, kepolisian Italia telah mengeluarkan 16.545 surat denda kepada warga yang melanggar lockdown.
 
Berdasarkan data terbaru Universitas Johns Hopkins pada Rabu 15 April 2020, total infeksi covid-19 di Italia telah melampaui 162 ribu dengan 21.067 kematian dan 37.130 pasien sembuh.
 
Setelah lebih dari sebulan menerapkan lockdown, Italia mulai melonggarkan sejumlah pembatasan pada Selasa kemarin. Beberapa tempat usaha seperti toko buku dan baju anak-anak sudah diizinkan beroperasi, meski harus tetap patuh terhadap aturan kesehatan, seperti mengenakan masker dan menjaga jarak sosial (social distancing).
 
Meski melonggarkan sejumlah pembatasan, Italia telah memperpanjang lockdown hingga 3 Mei mendatang. Menurut Perdana Menteri Giuseppe Conte, pelonggaran lockdown akan tetap dilakukan secara bertahap.
 
"Kita tidak boleh menurunkan kewaspadaan. Kita tidak bisa mencabut lockdown begitu saja dan membebaskan aktivitas perekonomian. Kita perlu melakukannya secara bertahap," sambungnya.

Medcom







Berita Terkait



Komentar