#airterjun#pariwisata

Air Terjun Anglo Bisa Diakses dengan Kendaraan

( kata)
Air Terjun Anglo Bisa Diakses dengan Kendaraan
Wisatawan menikmati sejuknya air terjun Anglo. Lampost.co/Putra Pancasila Sakti

Pesawaran (Lampost.co) -- Kabupaten Pesawaran memiliki banyak destinasi wisata menarik. Mulai dari wisata bahari, pegunungan, maupun air terjun.

Salah satunya air terjun Anglo yang berada di Desa Gunung Rejo Kecamatan Way Ratai. Bagi sebagian orang destinasi ini memang sudah tidak asing lagi.

Para traveler yang berkunjung, bisa menggunakan kendaraan baik roda dua maupun roda empat menuju lokasi. Ini adalah keistimewaan air terjun Anglo. Biasanya untuk mencapai ke suatu air terjun harus berjalan kaki, naik turun gunung untuk sampai ke lokasi.

Atun, salah satu pengunjung asal Gading Rejo Kabupaten Pringsewu mengaku sudah dua kali berlibur ke air terjun anglo bersama keluarga saat libur tiba.

"Tempatnya enak, sejuk, kita tidak perlu capek-capek jalan untuk melihat air terjun, disini juga fasilitasnya cukup lengkap, meskipun ada beberapa fasilitas yang harus ditambah dan diperbaiki oleh pengelola, seperti pagar pengaman," jelasnya seusai mandi di air terjun, Minggu, 16 Februari 2020.

"Kalau untuk pelayanan, kemudian fasilitas pendukung seperti, mushola dan kamar mandi, saya rasa sudah bagus, cuman itu aja sih kurangnya, tidak ada pagar pengaman saja, takutnya kalau musim penghujan seperti inikan jalannya jadi licin," tambahnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Anto, pemuda asal Kabupaten Pringsewu yang memiliki hobi fotografi juga mengatakan, air terjun Anglo cukup bagus ketika dijadikan latar belakang sebuah foto.

"Taunya sih dari kawan yang kebetulan tinggal di daerah sini, ketika berkunjung pertama kali bagus tempatnya untuk background foto, nah hari ini yang kedua kali bawa rombongan 5 orang," ungkapnya.

Sementara itu, Yudi salah satu pengurus air terjun Anglo mengatakan, setiap akhir pekan pengunjung yang datang bisa mencapai 200 orang dalam sehari.

"Jadi tempat ini yang mengelola Karang Taruna Desa Gunung Rejo bekerja sama dengan pemerintah Desa Gunung Rejo," tuturnya.

Ia menjelaskan, sudah banyak keluhan dari para pengunjung, terkait pagar pengaman yang sudah mulai rusak karena terbuat dari bambu.

"Sudah banyak sih yang ngomong, tapi sebelumnya memang sudah ada pagar itu, mungkin terbuat dari bambu sekarang sudah banyak yang rusak. Tapi secepatnya akan kita perbaiki guna kenyamanan dan keselamatan para pengunjung yang datang kesini," pungkasnya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar