cekfaktakabarbohong

Ahok Batal Jadi Dirut Pertamina karena Kasar?

( kata)
Ahok Batal Jadi Dirut Pertamina karena Kasar?
Tangkapan layar pemberitaan palsu dari media sosial

BASUKI Tjahaja Purnama alias Ahok dikabarkan telah diplot menjadi direktur utama Pertamina. Kabar itu ramai usai Ahok menghadap Menteri BUMN Erick Thohir.

Di tengah santer isu di atas, tiba-tiba menyembul kabar pencalonan Ahok sebagai dirut Pertamina dibatalkan. Musababnya, perangai Ahok kasar, galak, juga mantan napi.

Informasi itu menyebar di dunia maya, salah satunya lewat akun Twitter @arif_sumono. Dia  membagikan cuitan yang menyebut Ahok batal menjadi dirut Pertamina. Cuitan diunggah pada Sabtu, 16 November 2019.

Berikut secara lengkap kicauan akun @arif_sumono:

Ahok @basuki_btp batal jadi Dirut @pertamina. Sb Ahok kasar, galak, arogan, mantan Napi dll..dsb. Mungkin kita harus bersabar menunggu HRS @HABIBRIZIEQFPI pulang dari Arab, yg lebih santun, bukan mantan Napi.. Untuk jadi Dirut Pertamina.

Setujuu...???

Penelusuran:

Setelah dilakukan penelusuran oleh Tim Cek Fakta Medcom.id, klaim yang menyebut Ahok batal menjadi dirut Pertamina karena kasar, galak, dan pernah dipidana, adalah salah. Merujuk pemberitaan Medcom.id melalui artikel berjudul "Kata Ahok saat Dikabarkan Jadi Pejabat Tinggi Pertamina" yang tayang pada Kamis, 14 November 2019, Ahok hanya dikabarkan akan menggantikan Tanri Abeng sebagai Komisaris Utama Pertamina.

Kabar Ahok menjadi pejabat tinggi PT Pertamina mengemuka ketika ia bertemu dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pada Rabu, 13 November 2019. Hingga saat ini, belum ada keputusan terkait penunjukkan Ahok sebagai pejabat tinggi di Pertamina.

Berikut secara lengkap, isi artikel yang ditayangkan Medcom.id:

Jakarta: Basuki Tjahaja Purnama atau biasa dipanggil Ahok dikabarkan akan menjadi pejabat tinggi PT Pertamina (Persero). Hal itu mengemuka ketika ia bertemu dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir Rabu pagi.

Menanggapi pertemuan itu, Ahok mengaku diminta oleh Menteri BUMN Erick untuk menjadi pemimpin di salah satu perusahaan BUMN. Terlepas dari itu, kabar yang sudah luas tersebar akhirnya dinanti-nantikan oleh khalayak. Apalagi, ada kabar yang beredar bahwa Ahok akan menggantikan Tanri Abeng sebagai Komisaris Utama Pertamina.

Hal itu karena masa jabatan Tanri akan habis. Saat dikonfirmasi perihal tersebut, Ahok mengakui belum mengetahui secara pasti posisi atau jabatan apa yang akan ditugaskannya. Ia hanya menegaskan bahwa dirinya bersedia ditempatkan dimanapun jika itu adalah amanah dari negara.

"Belum tahu posisinya. Saya diamanahkan hanya mau membantu negara," ungkapnya, kepada Medcom.id, Kamis, 14 November 2019.

Lebih lanjut, Ahok juga menegaskan bahwa ia belum tahu apakah dirinya bakal menduduki posisi penting di perusahaan migas pelat merah terbesar di Indonesia, PT Pertamina (Persero) atau tidak. "Belum pasti (Pertamina)," ucapnya singkat.

Ahok pun terpantau sudah masuk persyaratan menjadi pejabat perusahaan BUMN. Hal itu dikatakan Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga. "Semua peraturan perundang-undangan pasti dipenuhi ketika seseorang ditugaskan di BUMN," pungkas Arya.

Kesimpulan:

Klaim yang menyebut Ahok batal menjadi dirut Pertamina adalah salah. Kabar bohong itu masuk dalam kategori Misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.

Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.

Referensi:

https://www.medcom.id/ekonomi/energi/gNQ0RXaK-kata-ahok-saat-dikabarkan-jadi-pejabat-tinggi-pertamina

Sumber:

https://twitter.com/arif_sumono/status/1195587217436987393

sjaichul anwar

Berita Terkait

Komentar