#PENYULUHAN#BERITALAMSEL

Ahli Hama Siap Cek Kondisi Kebun Jagung yang Diserang Tikus

( kata)
Ahli Hama Siap Cek Kondisi Kebun Jagung yang Diserang Tikus
Petani melihat kondisi tanaman jagung yang diserang hama tikus -- Lampost.co/ Febi Herumanika


Kalianda (Lampost.co) -- Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pertanian Kecamatan Natar, Haryono, dengan sigap menyikapi adanya ratusan lahan pertanian jagung milik warga di Desa Bandarejo diserang tikus. Menurutnya, pada Selasa, 8 Juni 2021, pihaknya akan mengecek langsung kondisi pertanian yang diserang hama tikus tersebut. 

"Besok (8 Juni 2021) saya cek lokasi sama petugas pengamat hama. Untuk lebih lanjut seperti apa besok akan disampaikan," katanya di ruang kerja, Senin, 7 Juni 2021.

Camat Natar, Eko Irawan, berharap hal yang sama untuk petani jagung di daerah yang dia pimpin. 

"Harapannya mudah-mudahan ada bantuan untuk petani berupa bibit dan lain-lainnya supaya mereka tetap melanjutkan pertaniannya seperti dulu," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, petani di desa Bandarejo, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) meradang. Pasalnya, ratusan lahan pertanian jagung yang mereka tanam gagal panen lantaran diserang hama tikus. 

Jagung yang susah siap panen kondisinya hancur dirusak. Bahkan, hampir tidak ada sisa karena hama tikus menyerang setiap saat. Buah jagung yang cukup besar terlihat hancur dan tidak tersisa digerogoti hama itu. 

Purwanto (52), warga RT II, Dusun Kemang Jaya, Desa Bandarejo, mengatakan, hampir dipastikan panen jagung musim ini tidak dapat apa-apa karena diserang tikus. Mengenai hal itu, dia hanya pasrah dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi. 

"Melihat hama tikus semakin ganas kami pasrah, mau diapakan lagi kondisi buahnya sudah hancur digerogoti," ujar Purwanto, Senin, 7 Juni 2021.

Kepala Desa Bandarejo, Sularto, mengatakan akan berkomunikasi serta meminta dinas terkait dan bupati Lampung Selatan untuk memikirkan nasib petani jagung yang gagal panen karena hama tikus ini. 

"Petani tidak meminta lebih. Kami hanya meminta bibit jagung untuk bercocok taman kembali. Syukur alhamdulillah kalau ada bantuan lain seperti pupuk atau alat-alat pertanian ada kami sangat berterimakasih. Yang jelas, saya akan komunikasikan atau paling tidak kirim surat persoalan petani di desa kami saat ini," kata Sularto. 

 

 

 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar