#tanggamus

ADP Tidak Cair, Ratusan Kepala Pekon Gelar Unjuk Rasa di Kantor Pemkab Tanggamus

( kata)
ADP Tidak Cair, Ratusan Kepala Pekon Gelar Unjuk Rasa di Kantor Pemkab Tanggamus
Anggaran Dana Pekon (ADP) tidak kunjung cair, ratusan kepala pekon dan perangkat pekon menggelar unjuk rasa di Kantor Pemerintah Kabupaten Tanggamus, Senin, 25 April 2022, siang. (Lampost.co/Rusdy Senapal)


Kotaagung (Lampost.co) -- Anggaran Dana Pekon (ADP) tidak kunjung cair, ratusan kepala pekon (desa) dan perangkat pekon menggelar unjuk rasa di Kantor Pemerintah (Pemkab) Kabupaten Tanggamus, Senin, 25 April 2022, siang.

Dalam orasinya, Ketua Apdesi Kecamatan Kotaagung, Tanggamus, Sabil, mengatakan mereka menuntut ADP segara dicairkan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tanggamus sebelum Idulfitri 2022.

"Kalau tuntutan kami tidak bisa direalisasikan kami akan melakukan aksi dengan mengerahkan massa yang lebih banyak lagi," kata dia. 

Menurut Sabil, kejadian lambatnya pencairan dari BPKAD selalu berulang di setiap tahun. Sedangkan Nota Dinas dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) sudah masuk. Namun, sampai hari ini ADP tersebut belum dicairkan.

"Sehingga atas hal itu, penghasilan tetap (Siltap) belum dibayarkan," ujarnya.

Selain tuntutan pencairan ADP, mereka juga menuntut pencairan Bantuan Dana Hibah Apdesi yang sampai saat ini belum juga cair. Mereka juga meminta kepastian terkait mobil dinas mereka yang sampai sekarang belum dicairkan.

Selanjutnya, Pemkab Tanggamus meminta perwakilan kepala pekon untuk melakukan audiensi di ruangan Asisten Bidang Pemerintahan Kabupaten Tanggamus, Faturrahman.

Ketua Apdesi Tanggamus, Zudarwansyah, menjelaskan hasil musyawarah dalam audiensi dengan Asisten 1 Faturahman, dan Asisten 3 Jonsen Vanesa, cukup memuaskan. 

"Kepala Badan Keuangan Daerah sanggup mencairkan Anggaran Dana Pekon dengan proses dimulai besok, Selasa, 26 April 2022," kata Zudarwansyah usai keluar ruangan audiensi.

Dia menambahkan, jika tidak segera dicairkan, pihaknya akan mendatangkan massa yang lebih banyak. 

"Yang penting perut ini loh dan aksi kami ini sebenarnya hanya perwakilan dan dikawal dari pihak Polres karena banyak pertimbangan. Jika tidak dicairkan, kami akan mendatangkan massa yang lebih banyak," tegasnya. 

Sementara itu, Asisten 2, Jonsen Vanesa menjelaskan Pemkab Tanggamus atas perintah bupati telah bekerja dalam proses pencairan. 

"Pimpinan sudah memerintahkan verifikasi sampe pagi sampe pagi, Rabu paling lambat atau selasa kami usahakan mulai pencairan," kata Jonsen. 

Ia menambahkan Anggaran Dana Pekon (ADP) tersedia, kini hanya menunggu SP2D. 

"Anggaran tersedia, kami akan terbitkan SP2D perlu verifikasi, sebelum Lebaran. Saat ini sedang bekerja," tandasnya.

 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar