korupsi

Ada Pihak Lain yang Layak Jadi Tersangka Kasus Randis Bupati Lamtim

( kata)
Ada Pihak Lain yang Layak Jadi Tersangka Kasus Randis Bupati Lamtim
dok Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kejati kembali merampungkan berkas perkara korupsi pengadaan mobil Dinas Bupati dan wakil bupati Lampung Timur tahap dua dari bidang penyidikan ke Penuntutan atas nama tersangka Dadan Darmansyah. Tersangka Dadan sebelumnya tidak hadir saat pelimpahan dua tersangka lainnya karena menjalani pengobatan.

Tersangka Dadan, Melalui kuasa hukumnya Handoko mengatakan bahwa kliennya bukan pelaku utama dalam perkara ini jika dilihat dari struktur hasil penyidikan yang pihaknya pelajari, meski pun secara substansi apakah dia (tersangka) layak atau tidak ditetapkan sebagai tersangka masih dia pelajari.

" Tugas dan tanggung jawab pak Dadan ini selaku pihak ULP yang hanya menggelar lelang, melaksanakan kemudian mengajukan calon pemenang untuk ditetapkan sebagai pemenang," kata Handoko di Kejati Lampung, Senin 2 November 2020.

Terkait dengan substansi perkaranya mengenai mobil dinas ini sudah di audit BPK dan hasilnya tidak ada kerugian negara. " Kalau kerugian negara bukan tanggungjawab pak Dadan, nanti di persidangan kita lihat semuanya. Pada perinsipnya kamu akan menghormati apa keputusan dari jaksanya," kata dia.

Siapa yang memerintahkan dalam perkara ini, tersangka bekerja sesuai tupoksi karena dia diperintah berdasarkan Perpres dan Undang-undang dia berwenang melakukan gelar dalam artian melakukan lelang.

" Saya yakin dari dokumen yang saya baca tidak ada mengarah kesana (korupsi), tetapi dari temuan Kejaksaan mereka punya versi sendiri nanti kita uji saja di persidangan," katanya.

Sebetulnya kata Handoko, jika penyidik dari kejaksaan terbuka memegangi perkara ini harusnya masih ada pihak-pihak lain yang layak ditetapkan sebagai tersangka, tinggal apakah nanti terbukti atau tidak lihat di persidangan, tetapi dengan hanya menetapkan tiga tersangka ini terlalu mengkotak kan dan tidak mengembangkan perkara siapa yang bertanggungjawab dalam perkara ini sebenarnya.

" Harusnya kalau memang mau membongkar perkara ini dari sisi itu (siapa yang bertanggungjawab), dalam perkara ini," katanya.

Kasi Penerangan Hukum Kejati Lampung Andrie W Setiawan mengatakan, persoalan hari ini masih mengenai persekongkolan pengadaan kendaran dinas Bupati Lampung Timur.

Mengenai adanya pernyataan, perkara ini dinilai terburu-buru dan semestinya ada tersangka lain dalam hal ini, Andrie menyebutkan bahwa jaksa akan profesional bahkan perkara ini sudah sejak lama bukan terburu-buru.

" Kalau nantinya di persidangan ada fakta seprti itu (ada tersangka lain) kita akan tahu dengan sendirinya, kita tidak akan menutup-nutupi," katanya.

Mengenai tidak ditahannya para tersangka atas alasan kewenangan dari penyidik, mantan Kasi Intel Kejari Bandar Lampung ini mengatakan, bahwa mereka ini dinilai koperatif dan yang tersangka ini (Dadan) sedang sakit. 

Andrie menyebutkan soal penahanan tergantung dari jaksa yang menangani perkara, tidak ada yang tidak mungkin dan bisa saja dilakukan penahanan.

" Kalau pun tidak ditahan nanti diputusin kan ditahan dan mereka tidak ada potong masa tahanan karena tidak ditahan," katanya.

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar