#penambangan#Lamteng#register22#beritalampung

Ada Aktivitas Penambangan Emas Illegal di Register 22 

( kata)
Ada Aktivitas Penambangan Emas Illegal di Register 22 
Alat sedot dan giling yang diduga digunakan untuk menambang emas di wilayah Register 22 Way Waya. (Foto:Dok.KPH)


GUNUNG SUGIH (Lampost.co)--Tim gabungan, Polhut dan Mitra KPH Register 22 Way Waya menemukan tanda-tanda adanya aktivitas penambangan illegal di Register 22. 
Pada Rabu (18/4/2018), tim gabungan dari Polhut dan Mitra KPH Register 22 Way Waya melakukan pencarian atas informasi adanya penambangan emas di hutan kawasan. 
Informasi yang dihimpun Lampost.co, selain sejumlah polhut, sebanyak 17 Mitra KPH juga ikut serta dalam rombongan. Hasilnya, di tengah register 22, tepatnya pada aliran Sungai Way Waya yang merupakan perbatasan wilayah Lampung Tengah-Tanggamus, tim gabungan menemukan mesin besar yang diduga sebagai alat penyedot sekaligus penggiling. Alat tersebut dipasang pada sebuah rakit yang membuatnya bisa mengapung di sungai.
Plh. KPH Register 22 Tangkittebak-Way Waya, Tatang Ismail, membenarkan adanya operasi itu. Ia juga sudah mendapat laporan bahwa dugaan adanya aktivitas penambangan emas illegal sudah terbukti dengan adanya alat sedot/giling yang ditemukan di sungai.
"Alat itu dibawa ke provinsi. Itu bukti memang ada aktivitas penambangan illegal," kata dia.

Wahyu Pamungkas







Berita Terkait



Komentar