#protokolkesehatan#beritalampung#wabahcovid-19

Abaikan Protokol Covid-19, Puluhan Warga Gedongtataan Terjaring Operasi Yustisi

( kata)
Abaikan Protokol Covid-19, Puluhan Warga Gedongtataan Terjaring Operasi Yustisi
Warga yang tidak menggunakan masker dihukum push up. Lampost.co/Putra Pancasila

Pesawaran (Lampost.co): Masih banyak masyarakat di Kabupaten yang mengabaikan protokol kesehatan covid-19 dalam kegiatan sehari-hari di luar rumah. Polres Pesawaran semakin menggiatkan Operasi Yustisi di wilayah hukum Polres setempat, Senin, 21 September 2020.

Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, mengatakan kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk mengingatkan masyarakat pentingnya penerapan prokes saat diluar rumah. Hal tersebut bertujuan untuk menekan angka penyebaran covid-19 di Bumi Andan Jejama.

"Setiap pelaksanaan Operasi Yustisi ini, makin bertambah jumlah orang yang diberikan sanksi. Hal ini membuktikan kalau masyarakat kita masih terlalu cuek terhadap covid-19. Hari ini saja kita memberikan sanksi sebanyak 76 orang, dengan rincian sanksi fisik berupa push up 25 orang. Kemudian menyanyikan lagu nasional sebanyak 15 orang, dan teguran lisan ada sebanyak 36 orang," ujarnya.

Dia mengatakan pada pelaksanaan Operasi Yustisi ini, pihaknya menyasar lokasi-lokasi yang menjadi pusat keramaian dan juga para pengendara yang melintas di Jalan Lintas Ahmad Yani, Desa Gedongtataan.

"Tentunya kita memberikan sanksi bagi masyarakat maupun pengendara yang tidak menggunakan masker, dengan harapan setelah diberikan sanksi mereka menjadi jera dan kedepannya akan menerapkan protokol kesehatan," ujarnya.

Pada pelaksanaan kali ini, lanjutnya, pihaknya menerjunkan 22 personel dan dari Satpol PP menurunkan 15 personel.

"Kita akan terus melakukan kegiatan ini, karena kita ketahui sampai saat ini Covid-19 masih terus mengintai kita. Maka dari itu kita tidak henti-hentinya untuk mengingatkan masyarakat," pungkasnya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar