#viruscorona#protokolkesehatan#beritalampung

Abaikan Prokes, Sejumlah ATM di Bandar Lampung Tak Sediakan Hand Sanitizer

( kata)
Abaikan Prokes, Sejumlah ATM di Bandar Lampung Tak Sediakan <i>Hand Sanitizer</i>
Ilustrasi. Foto: Google Images

Bandar Lampung (Lampost.co): Sejumlah Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang ada di Bandar Lampung mulai melupakan protokol kesehatan (prokes) yang seharusnya diterapkan selama adanya pengunjung melakukan transaksi di ATM. Mulai dari menyediakan tempat cuci tangan hingga hand sanitizer. 

"Sudah lama ATM disini (ATM di Jalan Raden Intan) botol hand sanitizer kosong, enggak ada isinya. Jadi saya manfaatin hand sanitizer yang dibawa dari rumah," kata Sukma, warga pengguna ATM kepada Lampung Post, Senin, 28 September 2020.

Hal lain dirasakan warga yang memanfaatkan transaksi di ATM SPBU Sultan Agung, dimana terdapat hand sanitizer yang tidak lagi terisi, sehingga banyak pengunjung yang setelah menggunakan ATM lupa untuk mensterilkan tangannya. 

"Iya lupa malah kalau gak diingetin. Saya habis pakai ATM ini langsung bawa motor aja. Ya semoga aja enggak ada kuman atau virus dari orang yang sebelumnya menggunakan ATM," ujar warga lain, Anton. 

Menyikapi hal tersebut, pengamat kebijakan publik, Dedy Hermawan mengatakan seharusnya pihak perbankan mendapatkan kewajiban mengisi hand sanitizer secara berkala sehingga posisi pengunjung yang datang akan merasa steril.

"Seharusnya bank mendapatkan teguran dari pihak pemerintah untuk wajib isi hand sanitizer secara berkala. Jadi keamanan dan sterilisasi dari nasabah yang menggunakan ATM terjamin," ujarnya. 

Selain itu, karena ATM tidak ada di kantor bank, alangkah baiknya jika pihak bank melakukan kebijakan penyemprotan disinfektan untuk memastikan kenyamanan ATM.

"Selain adanya hand sanitizer, disinifektan juga semestinya perlu untuk ATM. Jangan hanya kantor bank nya saja. Itu seharusnya ada kebijakan dari pemerintah jangan hanya kantor saja," kata dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar