#beritalampung#beritalampungterkini#muhammadiyah#muktamarmuhammadiyah#aisyiyah

96 Nama Masuk Bursa Calon Ketua Umum PP Muhammadiyah

( kata)
96 Nama Masuk Bursa Calon Ketua Umum PP Muhammadiyah
Pengurus Pusat Muhammadiyah menggelar konferensi pers menjelang pelaksanaan Muktamar ke-48. Media Indonesia/Widjajadi


Solo (Lampost.co) -- Calon bakal yang akan bersaing memperebutkan kursi ketua umum PP Muhammadiyah periode 2022—2027 mencapai 96 orang. Pemilihan ketum PP Muhammadiyah periode 2022—2027 akan disaring dalam agenda Muktamar ke-48 Muhammadiyah yang digelar di Solo, 18—20 November 2022.

"Ke 96 calon ini adalah hasil dari penjaringan internal untuk menjadi ketua umum PP Muhammadiyah lima tahun mendatang. Nama calon akan dibahas dalam sidang pleno perdana Muktamar Muhammadiyah online pada Sabtu besok, 5 November 2022," ujar Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti, di Solo, Jawa Tengah, Jumat, 4 November 2022.

Baca juga: Dewan Pendidikan Dukung Penuh Peringatan HUT PGRI di Lamteng 

Para calon tersebut nantinya menggantikan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir yang akan berakhir masa jabatannya tahun ini. Saat ini, ke-96 nama calon ketum PP Muhammadiyah tersebut masih berada di tangan ketua Pemilihan Ketum PP Muhammadiyah.

Abdul Mu'ti sendiri mengaku tidak mengetahui siapa saja nama calon ketua umum tersebut. Dari 96 calon, kemudian akan diseleksi menjadi 13 nama.

"Besok akan diumumkan secara perdana nama-namanya. Nanti dari 96 akan diseleksi menjadi 13. Kemudian dari 13 nama calon ini yang akan dipilih peserta yang memiliki hak suara dan bicara di Muktamar ke-48 Muhammadiyah," ujarnya.

Menurut dia, pemilihan ketua Umum PP Muhammadiyah melalui e-voting. Suara terbanyak dari 13 calon akan ditetapkan menjadi ketua umum PP Muhammadiyah 2022—2027.
 
Sementara itu, Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah bakal digelar dengan metode blended, yaitu secara daring dan luring. "Kegiatan muktamar online akan dilaksanakan Sabtu besok, 5 November 2022. Sedangkan kegiatan luring akan dilaksanakan mulai 19—20 November 2022," katanya. 
 

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar