#bantuan#bansos

930 Ribu Orang Masuk Daftar Penerima Bantuan Tunai PKL dan Warung

( kata)
930 Ribu Orang Masuk Daftar Penerima Bantuan Tunai PKL dan Warung
Ilustrasi. Foto: AFP/Bay Ismoyo


Jakarta (Lampost.co) -- Presiden Joko Widodo resmi meluncurkan program Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BT-PKLW) yang bagi para pelaku usaha mikro. Sampai dengan 8 Oktober 2021, data calon penerima yang sudah masuk sebesar 930.773 orang dan sebagian besar sudah terverifikasi.

 

"Data ini terus ditingkatkan dan diproses hingga mencapai angka yang ditargetkan," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto dalam keterangan tertulis, Sabtu, 9 Oktober 2021.

Untuk Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dari total 19.360 penerima BT-PKLW, bantuan sudah tersalurkan kepada 7.341 PKL dan pemilik warung atau mencapai 39,68 persen. Untuk Provinsi DIY yang sudah terdata sebanyak 24.518 orang, dan yang sudah disalurkan oleh Polri sebanyak 7.471 orang.

"Sedangkan untuk wilayah Kota Yogyakarta, dari total 4.974 data penerima BT-PKLW ini bantuan yang sudah tersalurkan kepada 963 PKL dan pemilik warung atau sudah mencapai 21,40 persen," ungkapnya.

Dengan dimulainya penyaluran program bantuan tunai melalui program BT-PKLW ini, secara bersamaan telah dilakukan penyaluran di 141 Kabupaten/ Kota di seluruh Indonesia yang dilakukan oleh TNI dan Polri, yaitu melalui Polres dan Kodim yang dilakukan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

"Dengan menggunakan sistem aplikasi yang sudah disiapkan oleh TNI dan Polri guna menjaga akuntabilitas dan tata kelola yang baik atas program ini," jelas Airlangga.

Tujuan utama program BT-PKLW ini, selain untuk meringankan beban PKL dan Pemilik Warung yang terkena dampak penerapan PPKM Level 4 pada masa pandemi, juga untuk mendorong agar PKL dan pemilik warung bisa segera bangkit kembali seiring dengan perbaikan situasi pandemi.

Para penerima BT-PKLW adalah PKL dan pemilik warung yang belum mendapatkan bantuan melalui skema Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM). Masing-masing penerima akan mendapatkan bantuan uang tunai sebesar Rp1,2 juta. Bantuan ini diberikan kepada satu juta PKL dan pemilik warung sampai dengan akhir 2021.

Winarko







Berita Terkait



Komentar