#PPPK

90 Tenaga PPPK Pemkot Terima SK

( kata)
90 Tenaga PPPK Pemkot Terima SK
Wali Kota Bandar Lampung Herman HN pada acara penyerahan petikan salinan SK PPPK tahun 2019, di lantai atas gedung parkir Pemkot setempat, Selasa 16 Februari 2021. Dok Humas Pemkot


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyerahkan salinan petikan SK bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), di lantai atas gedung parkir Pemkot setempat, Selasa, 16 Februari 2021.

Penyerahan dilakukan langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung Herman HN, kepada perwakilan penerima SK yang merupakan tenaga pendidik dan penyuluh pertanian.

Herman HN berpesan kepada para tenaga PPPK untuk dapat bekerja dengan baik yang sesuai Peraturan Perundang Undangan, sebab pegawai dengan perjanjian kerja ini sifatnya sama dengan pegawai pada umumnya.

"Istilahnya saja PPPK nanti pasti sama karena ada NIP nya, gaji nya sama dengan pegawai, harapan saya kedepan semua bekerja dengan baik, agar bandar lampung lebih maju lebih bagus dan dikenal tingkat nasional," ujarnya.

Dirinya yakin pengangkatan secara resmi sebagai pegawai pemerintah dapat diraih, dengan catatan harus mengikuti aturan dan prosedur berlaku seperti mengikuti teken kontrak setiap tahunnya.

"Ikutin saja setiap tahun teken kontrak, kerja dengan baik tunjukkan disiplin, ikuti aturan pemerintah, pasti prestasi kita naik," katanya.

Ia juga berpesan kepada para PPPK itu dalam menjalankan pekerjaan harus berbesar hati, status sebagai pegawai dengan perjanjian kerja hanya istilah saja, namun pada intinya sama terdaftar di BKN sebagai ASN.

"Bekerja jangan kecil hati hanya karena sebagai pegawai kontrak, tetapi sifatnya sama dengan pegawai tidak jauh beda, hanya istilahnya saja tetapi sudah terdaftar di BKN sebagai ASN, karena nantinya ini yang akan diangkat menjadi pegawai tetap," kata dia.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bandar Lampung Wakhidi menjelaskan, jumlah total penerima petikan salinan SK ini sebanyak 91 orang namun hanya 90 yang menerima secara langsung sebab 1 orang diketahui meninggal dunia.

"Jumlah yang menerima SK sebanyak 91 orang, terdiri dari tenaga guru TK 2 orang, guru sekolah dasar negeri 33 orang, guru SMP negeri 45 orang, dan penyuluh pertanian 11 orang," kata Wakhidi.

Terkait dengan penilaian evaluasi kinerja, dikatakan bahwa itu dilakukan langsung oleh Unit Pelayanan Teknis (UPT) sesuai dengan penempatan para PPPK hasil seleksi 2019 ini.

"Evaluasi kinerja UPT yang akan membidangi dan mengevaluasi dari laporan UPT itu, hanya satu tahun terhitung sejak 1 Januari sampai 31 Desember 2021, akan di perpanjang 6 bulan sebelum masa berakhir harus sudah di usulkan ke BKN lagi tanpa tes hanya mengusulkan," ujar dia.

Winarko







Berita Terkait



Komentar