#mudik#nasional

90.371 Pemudik Masuk Lampung melalui Bakauheni

( kata)
90.371 Pemudik Masuk Lampung melalui Bakauheni
Kondisi Pelabuhan Bakauheni pada H1 Lebaran terpantau lengang, Minggu, 24 Mei 2020.

Kalianda (Lampost.co) -- Meski sudah ada larangan mudik dari pemerintah, namun masih banyak masyarakat yang pulang   kampung baik ke Pulau Jawa maupun Sumatera melalui penyeberangan lintas Pelabuhan Merak-Bakauheni dan sebaliknya.

Berdasarkan data produksi PT ASDP cabang Merak,  sejak larangan  mudik diberlakukan untuk mencegah penyebaran virus korona mulai 24 April 2020 sampai Minggu  24 Mei 2020, masih terdapat 90.371 penumpang jalan kaki dan di atas kendaraan masuk ke Lampung melalui pelabuhan penyeberangan Bakauheni.

Sedangkan dari Pelabuhan  Bakauheni ke Merak tercatat sebanyak 64.420 pemudik jalan kaki dan di atas kendaraan yang berhasil menyeberang ke Merak,  Banten setelah melalui pemeriksaan di check point  percepatan penanganan gugus tugas Covid-19.

Menanggapi itu,  General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni Capt. Solikin menyatakan  sejak pemerintah keluarkan larangan mudik, ASDP tidak lagi melayani penyeberangan penumpang jalan kaki,  sepeda motor dan kendaraan roda empat penumpang.  ASDP,  ujar dia,  fokus melayani penyeberangan kendaraan angkutan logistik.

Komitmen tersebut,  jelas dia, dibuktikan dengan penutupan sementara loket tiket secara online untuk penumpang pejalan kaki dan kendaraan penumpanf untuk menudukungbpemrintah dalam memutus matarantai penyebaran Covid-19.

Selain menutup sementara penjualan tiket untuk penumpang jalan kaki dan kendaraan penumpang, bentuk komitmen lainnya dengan mengurangi operasional dermaga dan kapal.  Dari 7 menjadi 4 dermaga yang  dioperasikan.

Jumlah  kapal juga dikurangi, dimana sebelumnya 30 unit kapal, kini yang beroprasi hanya 20 kapal yang melayani pengguna jasa setiap harinya.

"ASDP komitmen tetap menjaga pasokan kebutuhan pokok di daerah. Sehingga saat pandemi covid-19, ASDP hanya melayani penyeberangan angkutan logistik saja," kata Capt. Solikin.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar