putingbeliunglampungtimur

9 Rumah di Braja Selebah Hancur Diterjang Puting Beliung

( kata)
9 Rumah di Braja Selebah Hancur Diterjang Puting Beliung
Rumah warga Dusun IV, Desa Braja Indah, yang rusak diterjang angin puting beliung. Lampost.co/Djoni Hartawan

Sukadana (Lampost.co): Sembilan rumah warga Dusun IV, Desa Braja Indah, Kecamatan Braja Selebah, hancur diterjang angin puting beliung, Kamis, 4 Juni 2020, pagi.

Kesembilan rumah warga yang dihantam angin puting beliung yang mengiringi hujan deras tersebut sebagian besar mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atapnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamtim, Mashur Sampurna Jaya, menjelaskan wilayah Kabupaten Lamtim hari ini memang diguyur hujan yang cukup deras.

Hujan deras yang mulai turun sejak dinihari itu, kata dia, di seputaran Dusun IV, Desa Braja Indah, Kecamatan Braja Selebah, rupanya juga disertai tiupan angin yang cukup kencang. Selanjutnya sekitar pukul 09.00 Wib tiupan angin kencang berubah menjadi angin puting beliung.

"Angin puting beliung tersebut selanjutnya menghantam sembilan rumah warga di Dusun IV, Desa Braja Indah, Kecamatan Braja Selebah tersebut. Akibat dihantam angin puting beliung sembilan rumah warga mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atapnya," kata dia.

Kesembilan rumah warga di Dusun IV, Desa Braja Indah, Kecamatan Braja Selebah yang rusak dihantam angin puting beliung tersebut diantaranya milik, Tarno (55), Sukiman (50), Edi Susilo (50), Sariah (65), Sutarya (35), Inan Susanto (55), Herman (35), Harun (55), dan Purnomo (35).

"Beruntung pada musibah dipagi hari yang sempat mengejutkan warga itu tidak sampai merenggut korban jiwa," katanya.

Ditambahkan juga oleh Mashur, menyikapi musibah itu pihaknya masih terus melakukan pendataan secara rinci untuk mengetahui kerugian yang diderita warga yang rumahnya rusak diterpa angin puting beliung tersebut.

“Sampai saat ini kami masuh terus melakukan pendataan secra rinci untuk mengetahui kerugian yang diderita warga. Beruntung pada musibah itu tidak sampai merenggut korban jiwa,” tambahnya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar