#pkbi#penghargaan#beritalambar#humaniora

9 Bayi di Lambar Dapat Penghargaan

( kata)
9 Bayi di Lambar Dapat Penghargaan
PKBI Lambar serahkan penghargaan kepada bayi di Lambar yang lahir bertepatan HUT Lambar. Foto: Dok

LIWA (Lampost.co) -- Sembilan bayi di Lampung Barat, Senin, 7 Oktober 2019 menerima anugrah penghargaan dan bingkisan program 'Mutiaraku Lahir 2019' dari Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Lampung Barat.

Selain bingkisan, bayi itu juga mendapat piagam sebagai tali asih yang diserahkan langsung oleh pengurus PKBI Cabang Lampung Barat di rumah keluarganya.masing-masing.

Sekretaris PKBI Lambar Sandarsyah mengatakan kesembilan bayi tersebut adalah Adzril Rafif Alfarezi putra pertama pasangan Edi Aprianto dan Puji Lestari warga Pekon Trimulyo. Kemudian Rafly Dirgantara putera kedua pasangan Adi Irawan dan Yuliawati Pekon Puramekar, serta  Anjarti Lasiah putri pertama pasangan Ajum Anjar dan Tri Muanah pekon Puramekar, ketiganta kecamatan Gedungsurian.

Selanjutnya Muhamad Fadlan Saputra putra kedua pasangan Darussalam dan Ai Komala pekon Tribudimakmur Kecamatan Kebuntebu, Muhammad Navis Arrayyan putera kedua pasangan Krismadoni dan Beti Handayani Pekon Sindangpagar, Muhammad Arfa Athallah putera kedua pasangan Junaidi Yus dan Siti Aminah alamat Tugusari. Keduanya di Kecamatan Sumberjaya.

Lalu Muhamad Azzis Alafandi Muhtar putera kedua pasangan Nurdin dan Yuli Setia Rini Pekon Puralaksana Kecamatan Way Tenong), Humaira Zara Adiba putri kedua pasangan Ricki Purnama dan Kasri Pekon Padangdalom, Robiyatul Adawiyah puteri pertama pasangan Rizal Muhaimin dan Fitri Yani Pekon Srimulyo.

Sandarsyah menerangkan kegiatan Mutiaraku Lahir ini dihelat oleh PKBI dalam rangka Hari Ulang Tahun Kabupaten Lampung Barat yang ke-28. Mutiaraku Lahir adalah kegiatan yang memberikan anugerah dan penghargaan kepada bayi-bayi yang lahir bertepatan dengan hari jadinya Kabupaten Lampung Barat yang jatuh pada 24 September.

"Kegiatan Mutiaraku Lahir tahun ini merupakan yang keenam kalinya dilaksanakan oleh PKBI sebagai partisipasi untuk menyemarakkan HUT Kabupaten Lampung Barat serta membantu program Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera, Pemberdayaan Perempuan serta Perlindungan Anak," jelasnya.

Bayi yang mendapat anugrah ini adalah yang proses kelahiranga ditangani bidan/petugas kesehatan bukan oleh dukun bayi/paraji. Kemudian anak dari  pasangan suami-isteri hasil perkawinan yang sah dan merupakan anak pertama atau kedua dari pasangan tersebut.

Eliyah

Berita Terkait

Komentar