#POLDALAMPUNG#MUDIK2021

87 Travel Gelap Ditilang dari Hasil Operasi Ketupat Krakatau

( kata)
87 Travel Gelap Ditilang dari Hasil Operasi Ketupat Krakatau
Personel gabungan posko penyekatan dan check point pelabuhan Bakauheni Lampung sedang melakukan pemeriksaan kendaraan beberapa waktu lalu. MTVL/ Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pelaksanaan operasi ketupat Krakatau  2021 yang  digelar Polda Lampung sejak 6 Mei 2021 berakhir pada Senin, 17 Mei 2021 malam.

Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Bantuan Operasi (Banops) pada Operasi Ketupat Krakatau  Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, dari data Direktorat Lalulintas Polda Lampung, total ada 15.796 kendaraan yang diperiksa di sembilan pos penyekatan. Untuk kejadian kecelakan lalu lintas terdata sebanyak 36 kejadian, dengan korban meninggal dunia 14 orang, luka berat sebanyak 17 orang dan luka ringan sebanyak 32 orang dengan kerugian materil sebesar Rp. 184.650.000.

"Ada 1.046 kendaraan yang diputar balik dan total 87 travel gelap yang ditilang,"ujarnya melalui keterangan tertulis, Selasa, 18 Mei 2021.


Kemudian dilakukan rapid test antigen sebanyak 4.506 orang dengan hasil negatif sebanyak 4.484 orang. Lalu dilakukan pembagian masker ke warga sebanyak 814 buah.

"Total positif Covid-19 sebanyak 12 orang," katanya.


Dengan berakhirnya Operasi Ketupat Krakatau 2021, Polda Lampung dan jajaran akan melanjutkan dengan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) untuk mengantisipasi arus balik guna mengantisipasi penyebaran covid-19.  

Polda mengimbau warga yang akan melakukan perjalanan dari pulau Sumatera ke Pulau Jawa agar melengkapi diri dengan dokumen sesuai dengan Adendum Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 tahun 2021 antara lain surat keterangan perjalanan baik surat keterangan karena tugas maupun juga surat keterangan dari kepala desa atau lurah setempat. Selanjutnya, Surat Keterangan Negatif Covid-19 yang berlaku 1x24 jam untuk tes usap atau swab test PCR dan swab antigen, sementara hasil tes GeNose berlaku hanya pada hari keberangkatan perjalanan.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar