#Ormas

87 Ormas dan LSM Terdaftar di Kesbangpol Tuba

( kata)
87 Ormas dan LSM Terdaftar di Kesbangpol Tuba
Tim ferivikasi Kesbangpol saat memferivikasi salah satu LSM yang berdiri di wilayah Kecamatan Menggala, Tulangbawang. Ferdi


Menggala (Lampost.co) -- Sebanyak 87 organisasi masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tulangbawang periode Maret 2021.

Jumlah tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 57 tahun 2017 tentang pendaftaran dan pengelolaan sistem organisasi kemasyarakatan.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Tulangbawang, Khamami Ria mengatakan hingga awal Maret tahun ini tercacat 87 Ormas dan LSM terdaftar di Kabupaten Sai Bumi Nengah Nyappur. Jumlah itu mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu.

"Ada penambahan tiga ormas atau LSM tahun ini, karena tahun 2020 ormas maupun LSM yang terdaftar di Kesbangpol berjumlah 84," kata Khamami Ria didampingi Kabid Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama dan Ormas Tifroni, Selasa, 9 Maret 2021.

Untuk dapat terdaftar di Kesbangpol, lanjut Khamami, Ormas maupun LSM harus melengkapi surat keterangan terdaftar (SKT) sesuai Permendagri 57 tahun 2017 diantaranya surat permohonan SKT, akte pendirian Ormas, anggaran dasar (AD) anggaran rumah tangga (ART), program kerja, susunan pengurus, dan biodata pengurus.

"Mereka juga harus melampirkan surat pernyataan tidak dalam sengketa kepengurusan atau tidak dalam perkara di pengadilan, surat pernyataan tidak berafiliasi secara kelembagaan dengan partai politik yang ditandatangani ketua dan sekretaris," ujar dia.

Ia mengaku, untuk memastikan 87 Ormas dan LSM yang terdaftar tidak terafiliasi dengan organisasi terlarang, pihaknya melakukan ferivikasi di lapangan mulai dari pengecekan lokasi kantor dan struktur pengurus.

"Hasil ferivikasi tim kami di lapangan, alhamdulillah tidak ditemukan ormas maupun LSM yang tergabung dengan organisasi terlarang," katanya.

 

Winarko







Berita Terkait



Komentar