banjiracehbencana

86.724 Jiwa Terdampak Banjir di Aceh Timur

( kata)
86.724 Jiwa Terdampak Banjir di Aceh Timur
Dok MI


BANDA ACEH (Lampost.co): Banjir yang melanda wilayah Kabupaten Aceh Timur mengakibatkan sebanyak 25.641 kepala keluarga (KK) dengan 86.724 jiwa di 19 kecamatan dan 285 desa terdampak. Ketinggian air yang menggenangi permukiman penduduk mencapai dua meter.
 
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Sunawardi, mengatakan banjir terjadi sejak pukul 05.00, Jumat, 4 Desember 2020.
 
"Korban terdampak sebanyak 25.641 KK dengan 86.724 jiwa, dan pengungsi sekitar 6.969 KK dengan 21.397 jiwa di 19 kecamatan di KabupatenAceh Timur," kata Sunawardi, Selasa, 8 Desember 2020.

Sunawardi menjelaskan banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi beberapa hari terakhir sehingga mengakibatkan ketinggian air mencapai dua meter dan semakin meluas beberapa hari terakhir ke kecamatan lain.
 
Sunawardi memerinci 19 kecamatan yang terendam banjir tersebut yakni, Kecamatan Peureulak Timur, Julok, Peudawa, Birem Bayeun, Sungai Raya, Indra Makmur, Peurelak, dan Ranto Peurelak.
 
"Kemudian, Pante Bidari, Idi Tunong, Nurussalam, Peureulak Barat, Idi Rayeuk, Darul Ihsan, Madat, Darul Aman, Simpang Ulim, Banda Amal, dan Darul Falah," jelasnya.
 
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur melakukan koordinasi terhadap pihak terkait dan langsung menurunkan Satgas PB untuk melakukan pendataan dan evakuasi terhadap korban banjir dan melakukan pendistribusian logistik.
 
"Dampak materialnya ada empat unit jembatan rusak berat, 16 unit rumah rusak berat dan dua unit rumah rusak ringan, dan seorang bocah berusia 14 tahun meninggal dunia karena terseret arus banjir. Untuk kondisi terakhir air sudah mulai surut di beberapa kecamatan," ujarnya.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar