#penghargaan#ptpn7#ekbis

8 Unit Industri PTPN7 Dapat Penghargaan Industri Hijau

( kata)
8 Unit Industri PTPN7 Dapat Penghargaan Industri Hijau
Foto: Dok

Jakarta (Lampost.co): Delapan Unit industri dibawah PTPN7 meraih Penghargaan Industri Hijau 2019 dari Kementerian Perindustrian RI. Penyerahan penghargaan disampaikan Menteri Agus G Kartasasmita di Jakarta, Senin, 16 Desember 2019.

Empat Unit diantaranya mendapat penilaian sempurna, level 5 yang merupakan peringkat tertinggi. Yakni, Unit kedaton, Unit Way Berulu, Unit Tulungbuyut (ketiganya pabrik pengolahan karet), dan Unit Bekri (pabrik kelapa sawit). Keempat Unit ini menjadi bagian dari 85 industri yang mendapat level 5.

Empat Unit lainnya mendapat penghargaan level 4. Yakni, Unit Cinta Manis dan Bungamayang (pabrik gula), Unit Tebenan dan Unit Pematang Kiwah (pabrik pengolahan karet). Di level 4 ini, ada 53 industri dari ribuan industri yang dinilai secara nasional.

Direktur Utama PTPN7 Muhammad Hanugroho menyampaikan apresiasi tinggi kepada Unit-Unit yang memperoleh penghargaan. Ia menyebut, industri hijau adalah kebutuhan bagi setiap usaha yang ingin tetap berada di orbit industri internasional.

“Kalau indutri kita tidak ramah lingkungan, modern, dan akuntabel, maka jangan berharap mendapat tempat di kencah industri global. Sebab, dunia tidak hanya melihat produk ansich, mereka juga akan merunut bagaimana produk itu dihasilkan. Jika tidak ramah lingkungan, sebaik apapun produk kita, mereka akan menolak,” kata dia.

Tentang penerapan industri hijau di lingkungan PTPN VII, Oho menyatakan semua pabriknya melakukan prosesnya secara ketat.

Ia mengaku, hampir semua pabriknya, baik karet, kelapa sawit, gula, maupun teh, semua dibangun dengan wawasan lingkungan. Dari proses pemanenan hingga menjadi produk, termasuk pengolahan limbahnya dilakukan secara ketat.

Sementara itu, delapan manajer dari Unit yang mendapatkan penghargaan tersebut hadir pada penyerahan award tersebut. Yakni, Willy Mulyawan (Unit Kedaton), Sugeng Budi Sasongko (Unit Way Berulu), Ary Askari (Unit Bekri), dan diwakili Staf Teknik dan Pengolahan Irfan Hadisurya(Unit Tulungbuyut). Juga Enda Z Arifin (Manajer Unit Pematang Kiwah), diwakili Walim dari LO Jakarta(Unit Tebenan), Aris Affandi(Unit Bungamayang), dan Bambang Tejo (Unit Cinta Manis).

Menteri Perindusterian Agus G Kartasasmita mengatakan industri yang ramah lingkungan adalah prasyarat sangat penting. Sebab, dalam maklumat era Industri 4.0, selain mengedepankan pencapaian otomasi penggunaan teknologi informasi dalam semua aspek, juga memberi tempat tertinggi dalam hal keberlanjutan atau sustainable industry.

Penghargaan Industri Hijau yang diselenggarakan Kementerian Perindustrian adalah apresiasi kepada pelaku industri, baik milik negara maupun swasta dalam melakukan upaya berproduksi tanpa merusak lingkungan. Aspek-aspek yang dinilai dalam pemberian penghargaan ini, sebagaimana dikutip dari kemenperin.go.id, mencakup 10 item.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar