#penyerangpetugas#ptgaj#ditangkap

8 Pelaku Penyerangan Petugas Patroli di Gunung Aji Jaya Diamankan  

( kata)
8 Pelaku Penyerangan Petugas Patroli di Gunung Aji Jaya Diamankan  
Tujuh tersangka dari delapan pelaku pernyerangan petugas patroli di wilayah PT GAJ diamankan jajaran Polres Lampung Tengah, Selasa, 22 November 2022. (Foto:Dok.Polres Lamteng)


Gunungsugih (Lampost.co)--Jajaran Polres Lampung Tengah mengamankan delapan pelaku penyerangan terhadap petugas yang sedang melaksanakan patroli di seputaran PT Gunung Aji Jaya, di Desa Negeri Ratu, Kecamatan Pubian Kabupaten Lampung Tengah, Selasa, 22 November 2022. Para tersangka dapat dijerat dengan pasal berlapis.

Tujuh dari delapan warga yang diamankan telah ditetapkan sebagai tersangka dan seorang tersangka masih dalam pemeriksaan untuk dilakukan pendalaman dan proses pemeriksaan terus dilakukan secara marathon untuk pengembangan terhadap tersangka lainnya, jelas Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya.

Adapun kronologis kejadian berawal dari pascaterjadinya perusakan dan pembakaran aset PT Gunung Aji Jaya ( GAJ) pada Sabtu, 19 November 2022, oleh massa dari 5 kampung di Kecamatan Pubian dan Padangratu, pada Senin sore, 21 November 2022 tim gabungan dari Polda Lampung melakukan patroli di wilayah Kecamatan Pubian.

Namun, patroli dihalangi massa yang juga memblokasi lokasi dengan membawa senjata tajam seperti golok, badik, tombak dan lainnya. Bahkan massa menyerang ke arah petugas yang melaksanakan patroli hingga mengakibatkan tiga mobil petugas mengalami kerusakan akibat lemparan batu dan pukulan senjata tajam tersebut, jelasnya.

Para tersangka yang membawa senjata tajam adalah Nas (38), Zai (28), Has (26), Mik (19), An (70), Her (70), Yud (21). Zai dan Yud kedapatan positif amphetamin atau sejenis narkoba. Semantara Ari (43) masih dilakukan pendalaman dan pemeriksaan oleh Satreskrim Polres Lamteng.

Petugas juga mengamankan 16 kendaraan roda dua, dan terdapat 8 yang terdaftar disamsat tetapi tidak dilengkapi STNK maupun BPKB yang diduga merupakan hasil kejahatan.

Kapolres menyebut para tersangka dikenakan pasal berlapis, yakni Pasal 2 ayat (1) Undang-undang Darurat no.12/Thn 1951 ttg Membawa Senjata Tajam, Penikam atau Penusuk dengan ancaman 10 tahun penjara. Lalu Pasal 214 KUHPidana dan Pasal 170 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara 7 dan 5 tahun. Juga UU Narkotika nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Sri Agustina








Berita Terkait



Komentar