desa

8 Desa di Lamsel Masih Berstatus Tertinggal

( kata)
8 Desa di Lamsel Masih Berstatus Tertinggal
Pendamping Desa Kecamatan Palas, Lampung Selatan, Fahrul Ulum yang didampingi Camat Palas Rika Wati dan Kepala Desa Bangunan Isnaini saat menyampaikan hasil evaluasi IDM Kecamatan Palas di Kantor Desa Bangunan, Jum'at (12/6/2020). Armansyah


KALIANDA (Lampost.co) -- Berdasarkan hasil evaluasi dari tim pendamping perencanaan desa Kementerian Desa dan PDT tahun 2020, setidaknya ada delapan desa di Lampung Selatan, masih dinyatakan desa tertinggal. Meski demikian, data tersebut alami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. 

Hal tersebut diungkapkan, Tenaga Ahli (TA) Pengembang Sumber Daya Lamsel, Juli Susanto saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat, 12 Juni 2020. Dia mengatakan pada 2020 jumlah desa tertinggal alami penurunan sebanyak lima desa. 

"Kalau pada 2019 terdapat 13 desa di delapan Kecamatan yang dinyatakan desa tertinggal. Pada tahun ini, desa tertinggal hanya delapan desa dari tiga kecamatan," kata dia tanpa menyebutkan kedelapan desa tersebut. 

Juli Susanto mengatakan kedelapan desa yang masih desa tertinggal tersebut tersebar di Kecamatan Penengahan sebanyak satu desa, Tanjungsari tiga desa, dan Merbaumataram ada empat desa. Sedangkan, Kecamatan Sidomulyo, Palas dan Tanjungbintang yang sebelumnya ada desa tertinggal, kini sudah berkembang. 

"Dengan adanya penurunan jumlah desa tertinggal ini tentu tidak terlepas dari adanya kucuran dana desa yang berasal dari APBN dan adanya dana pendamping yang berasal dari APBD Lamsel dan lainnya," kata dia.

Sementara itu, Pendamping Desa Bidang Pemberdayaan Kecamatan Palas, Fahrul Ulum mengatakan kini di Kecamatan setempat sudah tidak ada desa tertinggal. Dari 21 desa yang ada, baru ada dua desa yang dinyatakan maju dan selebihnya berkembang. 

"Pada 2019, Desa Pulaujaya dan Sukabakti dinyatakan desa tertinggal. Alhamdulillah, tahun ini berdasarkan indeks desa membangun (IDM) kedua desa itu sudah berkembang. Sedangkan, Desa Bumidaya dan Bangunan dinyatakan Maju," kata dia. 

Terpisah, Kepala Desa Bangunan, Isnaini mengatakan seiring dengan adanya peningkatan dari desa berkembang menjadi maju, dirinya berharap kepada seluruh aparatur desa setempat dapat meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat. 

"Alhamdulillah hasil dari evaluasi dari IDM, desa kami maju. Peningkatan ini diharapkan dapat memberikan motivasi bagi aparat desa kami," kata dia.

Winarko







Berita Terkait



Komentar