#Wisata#Lampung

72 Tempat Usaha di Lampung Kantongi Sertifikat 'Prokes'

( kata)
72 Tempat Usaha di Lampung Kantongi Sertifikat 'Prokes'
Ilustrasi tempat wisata Puncak Mas, Sukadanaham, Bandar Lampung. LAMPUNG POST/DOK


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sebanyak 72 tempat usaha di Provinsi Lampung memiliki sertifikat Cleanliness, Health, Safety dan Environment Sustainability (CHSE) yang dikeluarkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf).

Mereka terdata di website resmi Kemenparekraf https://chse.kemenparekraf.go.id/detail-province/lampung. Tempat usaha tersebut tersebar di Bandar Lampung sebanyak 62 tempat usaha, Metro (1), Lampung Selatan (2), Pesawaran (2), Pringsewu (1), Lampung Barat (1), Way Kanan (1), Tulang Bawang (1), dan Lampung Timur (1). 

Baca: Pemkot Perbolehkan Tempat Wisata Buka dengan Syarat

 

Sementara di Tanggamus, Pesisir Barat, Mesuji, Tulang Bawang Barat, Lampung Utara, dan Lampung Tengah belum ada tempat usaha yang terdaftar memiliki sertifikat CHSE.

Sertifikat CHSE merupakan lisensi dari Kemenparekraf untuk usaha, destinasi, dan produk pariwisata lainnya dalam memberikan jaminan kepada wisatawan terhadap penerapan protokol kesehatan (prokes) covid-19 berbasis pelaksanaan kebersihan (cleanliness), kesehatan (health), keamanan (safety), dan kelestarian lingkungan (environment sustainability)

"Selama pandemi covid-19 tempat usaha menjadi salah satu sektor yang terdampak sangat berat. Kegiatan ini jangan sampai menjadi media peningkatan kasus konfirmasi covid-19," kata Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemerintah Provinsi Lampung, Qodratul Ikhwan, Selasa, 1 Juni 2021. 

Sebagai upaya antisipasi penularan covid-19, Pemprov Lampung menginstruksikan kepada pengelola untuk melaksanakan Perda nomor 3 tahun 2020 tentang Pedoman AKB menuju masyarakat produktif dan aman covid-19 juga melakukan edukasi protokol Kesehatan pada pengunjung. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar