#narkoba#ganja#sabu

7 Pengedar dan Pengguna Narkoba di Pringsewu Dibekuk Polisi

( kata)
7 Pengedar dan Pengguna Narkoba di Pringsewu Dibekuk Polisi
Sebanyak tujuh tersangka penyalahgunaan narkotika diamankan Sat narkoba Kamis (30/3/2022). Istimewa.


Pringsewu (Lampost.co) -- Sebanyak tujuh orang penyalahgunaan narkoba jenis sabu dan ganja diamankan jajaran Satnarkoba Polres Pringsewu. Mereka diduga sebagai pengedar, dan pengguna narkoba.

Kasat Narkoba Iptu Khairul Yassin Ariga, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi menyatakan, sebanyak enam pelaku berperan sebagai pengedar, sedangkan satu pelaku sebagai pemakai. Mereka diringkus pada Kamis, 30 Maret 2022.

Ke-enam pelaku yang berperan sebagai pengedar yakni, MS als Gudel (22), SL (45), RH (26), HS (28) GPB (25) dan EP (35). Sedangkan yang berperan sebagai pemakai yakni AA (24).

"Mereka kami amankan dari lokasi berbeda mulai pukul 01.00 WIB hingga 08.00 WIB," kata Kasat Narkoba, Sabtu, 2 April 2022.

Iptu Khairul Yassin Ariga, menjelaskan awalnya polisi mengamankan tersangka berinisial MF yang saat itu sedang di salah satu ruko di Pekon Sidoharjo kecamatan Pringsewu.

Dalam proses penggeledahan dari tangan pria asal Pringsewu Barat ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti tiga buah plastik klip berisi sabu seberat 0,68 gram dan alat hisap sabu.

Kemudian, berselang satu setengah jam, polisi kembali meringkus SL, dan berhasil mengamankan satu buah plastik klip berisi sabu seberat 0,28 gram. Kemudian berlanjut kepada tersangka RH dengan barang bukti dua buah botol berisi 3000 butir pil mercy, plastik klip bekas pakai, dan alat hisap.

Ia menyatakan polisi terus menyisir keterlibatan orang lain, dan benar sekitar satu jam kemudian, polisi kembali menciduk HS di rumahnya di Pringsewu Barat dengan barang bukti tiga bungkus kertas berisi ganja kering seberat 15,30 gram.

Selanjutnya, saat diinterogasi HS memberitahukan tersangka lain yaitu GPB dan langsung polisi meringkusnya termasuk barang bukti 1 buah kaleng berisi daun ganja kering seberat 16,71 gram, dan EP dengan barang bukti 1 bungkus kertas berisi ganja kering seberat 11,78 gram.

Ia menjelaskan penangkapan terakhir dilakukan pada tersangka AA atas dugaan telah melakukan penyalahgunaan narkotika jenis sabu dengan barang bukti alat isap sabu.

"Para tersangka dijerat dengan undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman hingga 20 tahun penjara.," ungkapnya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar