#Haji

69 Calon Jemaah Haji Pesisir Barat Gagal Berangkat

( kata)
69 Calon Jemaah Haji Pesisir Barat Gagal Berangkat
Ilustrasi. AFP


Krui (Lampost.co) -- Sebanyak 69 calon jemaah haji asal Pesisir Barat batal berangkat pada tahun ini. Hal itu menyusul kebijakan pemerintah yang membatalkan pemberangkatan haji 2021.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Barat, Yulizar Andri, mengatakan dari 69 calon jemaah haji yang batal berangkat tersebut belum ada yang menarik setoran pelunasan dana haji.

"Ada 69 calon haji untuk tahun ini, dan sampai hari ini belum ada (menarik dana pelunasan haji)," kata dia.

Terpisah, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Pesisir Barat, Hikmat Tutasry, mengatakan untuk calon haji yang akan mengambil biaya pelunasan haji bisa dilakukan dengan mengajukan kepada Kemenag dengan memenuhi beberapa persyaratan .

"Syaratnya menunjukkan bukti asli pelunasan yang dikeluarkan oleh pihak bank, fotokopi buku tabungan yang masih aktif, fotokopi KTP, memperlihatkan KTP asli, dan nomor telepon," kata dia.

Dengan tertundanya keberangkatan calon haji ke tanah suci Makkah selama dua tahun ini, kata dia, maka perlu kurun waktu 21 tahun, sejak seseorang mendaftar untuk naik haji hingga kemudian mendapat giliran atau urutan untuk diberangkatkan.

"Karena ada dua kali gagal berangkat itu, maka masa tunggunya 21 tahun. Tetapi ada pengecualian untuk lansia, itu ada di sistem," kata Hikmat.

Saat ini terdapat sekitar 1.400 orang calon haji dari Pesisir Barat yang sudah mendaftar untuk naik haji.

"Sekarang mencapai hampir 800 orang yang mendaftar sejak 2018 lalu di Pesisir Barat, ditambah limpahan dari Kabupaten Lampung Barat sekitar 600 orang. Ini sudah  termasuk 69 calon jemaah haji yang tidak bisa berangkat tahun 2021 ini," kata dia.

Winarko







Berita Terkait



Komentar