Pejabatpemprov

62 Pejabat Pemprov Tidak Kompeten

( kata)
62 Pejabat Pemprov Tidak Kompeten
Suasana Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung Tahun 2020. Dok

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Ada sekitar 62 orang pejabat yang mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung 2020 diketahui tidak kompeten pada formasi-formasi yang dibuka seperti jabatan Assisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Badan Pendapatan Daerah serta Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung.

Sejak awal pendaftaran, proses seleksi terbuka diikuti oleh 92 orang peserta, dari pendaftar tersebut ada peserta yang melamar dilebih dari satu formasi pendaftaran. Ada 139 berkas pendaftar yang masuk kepada panitia, tetapi ada 9 berkas yang tidak memenuhi syarat seperti umur yang melampaui batas dan berkas yang tidak memenuhi syarat. Jadi hanya 130 berkas yang melaju ketahap selanjutnya untuk uji kompetensi. Untuk bobot penilaiannya yakni penilaian rekam jejak seleksi adminustrasi 20%, uji kompetensi 25%, penilaian makalah 20% dan wawancara 35%.

Anggota Panitia Seleksi JPTP di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Sunarto mengatakan setelah hasil seleksi, penilaian rekam jejak dan administrasi peserta diumumkan maka pihaknya lanjut melakukan uji kompetensi. Ia menceritakan pelamar yang berhak mengikuti uji kompetensi ada 130 peserta. Namun, ada pejabat yang tidak hadir 3 peserta, pejabat belum kompeten ada 62 peserta dan pejabat kompeten ada ada 65 peserta.

"Pelamar mengikuti uji kompetensi 130 peserta. Tidak hadir 3 peserta, belum kompeten 62 peserta dan kompeten 65 peserta," kata Prof. Sunarto kepada Lampost, Senin, 28 September 2020.

Kemudian ia menceritakan dari 20 organisasi perangkat daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang di buka seleksi tebuka, namun tidak terpenuhi ada 4 OPD karena beberapa hal. OPD tersebut yakni Assisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah ada 3 peserta dan 3 peserta tersebut tidak kompeten. Kemudian Badan Pendapatan Daerah ada 5 peserta dengan rincian tidak kompeten 4 peserta dan kompeten 1 peserta. Selanjutnya Badan Kepegawaian Daerah ada 5 peserta dan 5 peserta tersebut tidak kompeten. Serta Dinas Tenaga Kerja ada 11 peserta dengan rincian 10 peserta tidak kompeten dan 1 peserta kompeten.

"Untuk yang formasinya kurang dari 3 peserta, tidak dianjukan. Minimal yang diajukan kepada PPK 3 peserta (assesi)," kata Profesor Hukum Universitas Lampung ini.

Setelah penulisan esay yang berisi pokok-pokok pikiran dalam makalah yang disusun tentang JPTP yang dilamar pada 26 September 2020. Paparan dan wawancara akhir pada 28-30 September 2020. Penetapan hasil seleksi 1-2 Oktober 2020. Penyampaian 3 (tiga) nama calon hasil seleksi terbuka oleh Pansel kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) yakni Gubernur Lampung Arinal Djunaidi pada 3 Oktober 2020.

Winarko



Berita Terkait



Komentar