#beritalampung#beritalamteng#nataru#operasililin

561 Personel Diterjunkan dalam Operasi Lilin 2022 di Lampung Tengah

( kata)
561 Personel Diterjunkan dalam Operasi Lilin 2022 di Lampung Tengah
Kapolres Lampung Tengah saat melakukan pemeriksaan pasukan dalam apel gelar pasukan dalam Operasi Lilin Krakatau 2022. Lampost.co/Raeza Handanny Agustira


Gunungsugih (Lampost.co): Kapolres Lampung Tengah, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya memimpin apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Lilin Krakatau 2022, Kamis, 22 Desember 2022.

Dalam operasi ini, sebanyak 561 personel Polres Lampung Tengah diterjunkan untuk melakukan pengamanan selama 11 hari terhitung sejak 23 Desember 2022 hingga 2 Januari 2023.

"Apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana prasarana jelang Nataru. Sebanyak 561 personel Polres Lampung Tengah disiagakan," kata Kapolres.

Dari 561 personel yang diterjunkan, 300 personel disebar ke seluruh gereja yang ada di Kabupaten setempat, dan 261 personel bersiaga di pos pengamanan yang telah didirikan guna mewaspadai berbagai potensi gangguan yang bakal terjadi.

"Terdapat berbagai potensi gangguan yang harus diwaspadai. Pertama, pada sisi kesehatan, kita harus tetap waspada terhadap potensi terjadinya lonjakan Covid-19, terlebih saat ini telah muncul subvarian baru omicron BN1 yang lebih cepat menular. Untuk itu, penguatan prokes terutama pada lokasi-lokasi dengan tingkat interaksi tinggi, imbau masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi booster guna meningkatkan imunitas, dan optimalkan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi," ujarnya.

Selanjutnya, ada sisi keamanan, terdapat beberapa potensi gangguan yang juga perlu diwaspadai, seperti kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas jalan dan penyeberangan antar pulau, serta kepadatan pada bandara, terminal dan pelabuhan.

"Selain itu, juga terdapat kejahatan konvensional dan ancaman teroris yang masih menjadi potensi gangguan yang serius, serta terdapat ancaman bencana alam," pungkasnya.

Kapolres Lampung Tengah menekankan kepada seluruh personel yang terlibat langsung dalam pengamanan Nataru untuk menjaga stamina dan kesehatan mental beserta fisik selama pelaksanaan operasi.

"Niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan YME. Kemudian lakukan deteksi dini terhadap dinamika dan fenomena yang berkembang sehingga dapat melakukan langkah-langkah pencegahan yang prediktif," tegasnya.

Kapolres mengimbau kepada jajaran untuk melaksanakan pengamanan dengan penuh rasa tanggung jawab, professional dan humanis. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dimanapun dan kapanpun. Rekan- rekan adalah wujud representasi Negara di tengah-tengah masyarakat. Utamakan keselamatan diri dengan mencermati perkembangan situasi saat ini, lengkapi sarpras dan perlengkapan perorangan yang memadai, yang aman serta lakukan penugasan dengan boddy system.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar