#pmk#lampungtimur

537 Peserta Ikuti Pelatihan Kerja di BLK Bandar Lampung

( kata)
537 Peserta Ikuti Pelatihan Kerja di BLK Bandar Lampung
Suasana kantor dinas tenaga kerja Lampung, pada Selasa, 21 Juni 2022. (Lampost.co/Atika)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung kembali membuka pelatihan kerja yang di Balai Latihan Kerja (BLK) Bandar Lampung dan sejumlah BLK lain yang tersebar di Lampung.  


"Sebanyak 537 pendaftar telah diterima melalui aplikasi Sigajah. Seluruhnya peserta memang diwajibkan untuk mengisi data untuk dilakukan seleksi melalui aplikasi tersebut," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Lampung, Agus Nompitu, di ruang kerja, Selasa, 21 Juni 2022. 

Dia melanjutkan pelatihan berbasis kompetensi itu menggunakan dana anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) yang salah satunya diperuntukkan untuk pelatihan kerja yang memasuki tahap kedua.

"Pelatihan ini digelar dengan matang, karena untuk pelatihnya sendiri berasal dari sumber daya manusia (SDM) yang telah tersertifikasi oleh dinas tenaga kerja," ujar Agus. 

Menurutnya, para peserta yang telah mengikuti pelatihan akan mendapatkan sertifikat pelatihan yang bisa digunakan untuk mendaftar ke perusahaan. Agus juga menjelaskan pelatihan itu digelar berbeda-beda waktunya, tergantung kejuruan. 

"Tidak semua sama, misal kelistrikan waktu pelatihannya akan berbeda dengan tata rias. Tapi memang pelatihan dilakukan tak hanya seminggu atau dua minggu, namun berbulan-bulan agar mematangkan peserta bisa kompeten," katanya. 

Agus juga menerangkan pelatihan di BLK itu akan digelar tiga kali dalam satu tahun. 

"Ada tiga gelombang, saat ini berjalan gelombang kedua. Berarti nanti di pengujung tahun 2022 akan dibuka gelombang ketiga, dengan tata cara yang sama yakni melalui aplikasi Sigajah," ujarnya. 

Baca juga: Pemprov Buka Pelatihan Kerja di BLK Bandar Lampung

Di sisi lain, Kepala Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) BLK Bandar Lampung, Zainal Mutaqim mengatakan dari total 537 peserta pelatihan tersebut, terbagi dalam delapan bidang pelatihan (kejuruan) yang tersedia.

Perinciannya, bisnis dan manajemen sebanyak 218 peserta, teknologi informatika dan komputer sebanyak 80 peserta, perhotelan sebanyak 17 pendaftaran, dan teknik las sebanyak 76 peserta. Kemudian, garmen apparel sebanyak 45 peserta, teknik otomotif sebanyak 39 peserta, teknis kelistrikan sebanyak 34 peserta, dan tata kecantikan sebanyak 28 peserta.

"Ada peningkatan jika dibandingkan dengan pelatihan di tahap pertama. Untuk tahap pertama 510 peserta yang mengikuti pelatihan ini dan tersedia enam kejuruan," kata Zainal. 

Wandi Barboy








Berita Terkait



Komentar