#lampung#kesehatan#tbc

518 Warga Lampung Terinfeksi Virus TBC dalam 2 Bulan Terakhir

( kata)
518 Warga Lampung Terinfeksi Virus TBC dalam 2 Bulan Terakhir
Ilustrasi. Dok/Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) – TB-HIV Care Aisyiyah Lampung mencatat masyarakat di Sang Bumi Ruwa Jurai yang terinfeksi virus tuberculosis (TBC) dalam dua bulan terakhir mencapai 518. Sementara data dari Januari—Agustus tercatat setidaknya 1.680 warga Lampung yang terinfeksi virus TB.

Hal ini dikatakan kordinator HIV Care Aisyiyah Sudianto, Minggu, 1 Desember 2019. "Data sebelumnya kan ada 1.680 orang dari hasil pemeriksaan 16.898 orang. Jika ditambah dua bulan ini 518, jadi total hingga Oktober ada 2.198 yang terinfeksi. Untuk November belum ditotalkan," katanya.

Dia menyebutkan pelayanan pengobatan TBC ini masuk standar pelayanan minimum (SPM) bidang kesehatan. Namun, pihaknya masih menemui kendala saat melakukan pemeriksaan terhadap masyarakat yang diduga terinfeksi atau yang sudah terinfeksi.

“Kendala terkait adanya peraturan retribusi di layanan kesehatan, sedangkan secara nasional dikampanyekan pelayanan pengobatan TB gratis,” katanya.

Selain itu, belum adanya perda penanggulangan penyakit menular di beberapa kabupaten sehingga belum bisa maksimal dukungan kebijakannya. "Kendala lainnya yang kami temukan sebagian masyarakat yang masih enggan membuka status sakitnya ke kader TB kami sehingga tidak segera memeriksakan diri," katanya.

Sementara menurut Koordinator Community TB HIV Care Aisyiyah Bandar Lampung Pristi Wahyu Diawati, pasien TBC temuan Aisyiyah dari Januari hingga September 2018 sebanyak 396 orang dengan 372 dinyatakan sembuh. Sedangkan putus berobat sementara dan yang meninggal 15 orang.

"Untuk tahun ini kami rekap di akhir tahun nanti. Ada berapa yang meninggal belum didata untuk 2019," katanya.

Muharram Candra Lugina

Berita Terkait

Komentar