indiacovid19

500 Gerbong Kereta di India Jadi Ruang Pasien Covid-19

( kata)
500 Gerbong Kereta di India Jadi Ruang Pasien Covid-19
India telah menggunakan gerbong kereta sebagai lokasi karantina dan isolasi pasien terduga covid-19 sejak April. (Foto: AFP/NARINDER NANU)

New Delhi (Lampost.co) -- Sebanyak 500 gerbong kereta api di India akan disulap menjadi ruang darurat untuk penanganan pasien virus korona (covid-19). Upaya tersebut guna menambah fasilitas pelayanan kesehatan pasien korona. Dimana saat ini, New Delhi kekurangan ranjang tidur hampir di seluruh rumah sakit.
 
Pemerintah India mengupayakan peningkatan kapasitas tes covid-19 termasuk paket darurat penanganan covid-19 di New Delhi. Menteri Dalam Negeri Amit Shah telah melakukan koordinasi dengan Kepala Menteri Delhi Arvind Kejriwal terkait krisis saat ini.
 
Dilansir dari BBC, Kejriwal berencana mengubah 40 hotel dan 77 gedung serba guna menjadi rumah sakit darurat. Media Hindustan Times melaporkan, New Delhi merupakan wilayah ketiga terparah dilanda covid-19 setelah Maharashtra dan Tamil Nadu.

 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

  • Happy
  • Inspire
  • Confuse
  • Sad


April lalu, India telah mengubah gerbong kereta menjadi ruang karantina dan isolasi bagi pasien terduga covid-19. Namun kali ini, ratusan gerbong kereta akan diubah menjadi kamar-kamar darurat untuk menangani pasien covid-19 yang ditolak banyak rumah sakit.
 
Berdasarkan data Worldometers pada Senin 15 Juni 2020, India kini berada di peringkat empat dunia dengan 333 ribu lebih kasus covid-19. Sementara angka kematiannya mencapai 9.520, dengan 169.689 pasien sudah dinyatakan sembuh.
 
Akhir pekan kemarin, angka infeksi harian covid-19 di India hampir mencapai 12 ribu.
 
Bulan lalu, Pemerintah India telah mengumumkan rencana mengakhiri penguncian wilayah (lockdown) terkait covid-19 yang pertama kali diterapkan pada 25 Maret.
 
Lalu lintas darat dan udara di India mulai meningkat seiring pelonggaran pembatasan. Sejumlah perusahaan, tempat usaha, dan pasar tradisional di seantero India juga mulai beroperasi kembali.
 
Lockdown telah berdampak buruk bagi perekonomian India, yang membuat jutaan warga kehilangan pekerjaan. Sebagian besar yang kehilangan pekerjaan adalah pekerja migran yang mengandalkan penghasilan harian.

Medcom



Berita Terkait



Komentar