#Haji#Haji2022#Kemenag

50% Jemaah Haji Kembali ke Makkah, Tahap Pemulangan Dimulai 15 Juli

( kata)
50% Jemaah Haji Kembali ke Makkah, Tahap Pemulangan Dimulai 15 Juli
Sebanyak 58 ribu alias 50% jemaah haji Indonesia yang memilih nafar awal telah kembali ke Makkah. Lampost.co/Sobih


Makkah (Lampost.co) -- Sebanyak 58 ribu alias 50% jemaah haji Indonesia yang memilih nafar awal telah kembali ke Makkah. Sementara jemaah yang melaksanakan nafar tsani baru akan bergerak ke Makkah sore ini.

"Kami harap sebelum jam 16.00 WAS sudah masuk hotel," kata Kepal Daerah Kerja (Daker) Makkah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Mukhammad Khanif, Selasa, 12 Juli 2022. 

Nafar awal adalah rombongan keberangkatan yang meninggalkan Mina lebih dulu, yakni sebelum senja 12 Zulhijah berakhir. Sementara nafar tsani adalah mereka yang masih ingin mabit (menginap) sehari lagi di Mina hingga 13 Zulhijah dan kembali melakukan jumrah.

Khanif menyebut, rangkaian prosesi puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) berjalan lancar sesuai jadwal yang ditetapkan. 

"Bahkan saat di Muzdalifah, pukul 4 lebih sedikit jemaah diberangkatkan ke Mina dan di Arafah sebelum pukul 12.00 malam diberangkatkan ke Muzdalifah. Jadi secara keseluruhan perjalanan jemaah haji pada saat Armuzna ini berjalan lancar dan tertib," ujar dia. 

Dia juga menjelaskan, kegiatan jemaah di Makkah juga akan kembali dipermudah dengan keberadaan bus shalawat. Bus akan kembali beroperasi mulai Rabu, 13 Juli 2022 usai diberhentikan sementara sejak 5 Juli 2022 lalu. 

"Untuk pemulangan, ada beberapa kelompok terbang (kloter) yang dipulangkan mulai 15 Juli 2022. Mereka kini sedang mempersiapkan kepulangan dan menggenapi rangkaian ibadah, termasuk melakukan tawaf ifadah," ungkap dia. 

Sementara itu, Pengendali Teknis Pelayanan Dalam Negeri PPIH Arab Saudi, Saiful Mujab menyebut ada sekitar tujuh kloter yang akan diberangkatkan pulang ke Tanah Air pada 15 Juli 2022. 

"Ada dari SOC (Solo), PDG (Padang), JKS (Jakarta Bekasi), dan JKG (Jakarta Pondok Gede)," kata dia. 

Effran Kurniawan






Berita Terkait



Komentar