pringsewupemkab

5 Orang Ditangkap Usai Pesta Sabu di Gudang Pemkab Pringsewu

( kata)
5 Orang Ditangkap Usai Pesta Sabu di Gudang Pemkab Pringsewu
Lima pelaku penyalahgunaan narkoba di amankan Sat narkiba polres Pringsewu, Kamis (1/9/2020).


PRINGSEWU (Lampost.co) --  Tim Cobra Sat Narkoba Polres Pringsewu mengamankan lima pelaku pengguna sabu, Kamis, 1 Oktober 2020.

Kelima orang pelaku yakni DM (40) seorang PNS warga Kuncup Kelurahan Pringsewu Barat kecamatan Pringsewu. Kemudian dua pegawai honorer berinsial AS (27) warga pekon Podomoro kecamatan Pringsewu dan DF (27) warga Pekon Bulosari, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu.  

Sedangkan dua orang lainnya berprofesi sebagai wiraswasta yakni berinsial SB (46) alamat Kecamatan Pringsewu Selatan dan RA (27)  warga Pekon Margodadi, Kecamatan Ambarawa,  Pringsewu.

Kasat Narkoba Polres Pringsewu Iptu. Dedi wahyudi, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP. Hamid Andri Soemantri mengatakan kelima pelaku ditangkap berdasarkan laporan dari masyarakat. Dimana, salah satu gudang di komplek perkantoran di Pemkab Pringsewu sering dipergunakan untuk pesta sabu. 

"Sehingga, anggota kami langsung melakukan penyelidikan tentang kebenaran informasi tersebut ternyata hasil akurat. Jadi, saat sekitar pukul 08.00 Wib pegawai lain sedang mengikuti upacara dua pelaku DM dan AS malah asik pesta Sabu didalam gudang disalah satu perkantoran di Pemkab Pringsewu," kata Iptu Dedi.

Berbekal hasil penyelidikan tersebut, lanjut Dedy, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap DM dan AS yang baru selesai pesta sabu di dalam gudang di salah satu perkantoran di Pemkab Pringsewu. 

"Setelah kami lakukan penggeledahan kepada para pelaku didapatkan barang bukti berupa 5 buah alat hisap sabu / bong, 9 buah pipa kaca pirek bekas pakai, 4 buah skop terbuat dari sedotan, 2 buah sumbu jarum, 3 buah korek api gas dan 4 buah cotton Buds dan plastik bekas pakai. 

Bahkan, saat diinterogasi,  ternyata kedua pelaku sudah empat bulan sering berpesta sabu di dalam gudang kantornya. "Dalam pengakuannya ternyata ada pelaku lain yang sering ikut yaitu DF, ' ungkap Dedy. 

Dikatakan Dedy, berbekal keterangan tersebut, kemudian anggota  Satnarkoba langsung melakukan upaya menangkap terhadap DF saat sedang berada di kediamannya. 

"Selanjutnya ketiga pelaku berikut barang bukti kami amankan ke Polres Pringsewu guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Dalam pemeriksaan dihadapan petugas ketiga pelaku mengaku bahwa narkotika jenis sabu yang biasa dikonsumsi tersebut dibeli oleh pelaku DM dari seseorang berinisial SB, "ucap dia. 

Dijelaskan Dedy, peralatan hisap sabu dibuat dan disimpan oleh para pelaku di lokasi gudang kantornya. Untuk pelaku DM merupakan seorang residivis kasus narkotika jenis ganja yang sudah menjalani vonis pada tahun 2012 selama 8 bulan kurungan di LP Kota Agung.

Atas pengakuan ketiga pelaku, petugas menangkap SB dan RA di kediaman SB di Kelurahan Pringsewu Selatan.

"Saat dilakukan penggeledahan didapatkan BB berupa 1 buah Plastik klip bekas pakai, 1 buah alat hisap sabu /bong, 1 buah pipa kaca pirek bekas pakai dan 1 buah korek api gas, "ujar dia. 

Ditambahkan Dedy, dalam proses pemeriksaan, pelaku SB mengaku beberapa kali disuruh oleh pelaku DM untuk membelikan sabu.

"Barang haram yang diberikan kepada pelaku DM tersebut didapatnya dari seseorang berinisial N yang saat ini tengah di lakukan pengejaran," ungkapnya.

Menurut pengakuannya SB selain membelikan untuk DM, dirinya juga turut membeli untuk dipakai sendiri bersama RA.

Saat ini, kelima pelaku sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolres Pringsewu dan untuk proses hukum selanjutnya terhadap para pelaku dijerat dengan pasal 112 ayat (1) UU RI NO 35 TH 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara 4 tahun dan maksimal 12 tahun.

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar