#listrik#garduinduk

5 Gardu Induk PLN Bantu Kelistrikan Lampung

( kata)
5 Gardu Induk PLN Bantu Kelistrikan Lampung
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meresmikan 5 Gardu Induk PT. PLN (Persero) di Gardu Induk Jatiagung, Lampung Selatan, Rabu, 23 September 2020. Dok Adpim


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung terus melakukan pembangunan, termasuk dengan meningkatkan pembangunan infrastruktur kelistrikan. Upaya tersebut didukung dengan diresmikannya lima gardu induk PT PLN (Persero), yang tersebar di Jatiagung, Ketapang, Langkapura, Mesuji, dan Dipasena oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Gardu Induk Jatiagung, Lampung Selatan, Rabu, 23 September 2020.

Arinal mengatakan Lampung sebagai gerbang Sumatera memiliki banyak tantangan dan peluang yang harus dihadapi bersama. Hal itu harus terus dikejar dan diwujudkan karena sesuai dengan misi Lampung Berjaya, yaitu mengembangkan infrastruktur guna meningkatkan efisiensi produksi dan konektivitas wilayah sehingga tiap individu/instansi memiliki peranan masing-masing untuk mendukung hal tersebut. 

"Saya minta PLN untuk dapat terus mendukung misi gubernur dan wakil gubernur Lampung periode 2019-2024 untuk membangun infrastruktur kelistrikan," katanya.

Gubernur juga mengapresiasi PLN yang telah dan akan terus memberikan sumbangsih terbesarnya untuk menerangi Lampung. Meskipun dengan berbagai kondisi geografis, SDM budaya, dan politik, PLN terus berkomitmen memberikan penerangan kepada masyarakat Lampung.

"Seperti halnya yang diresmikan hari ini, yakni pembangunan lima gardu induk dengan masing-masing kapasitas daya 6O MVA, yaitu Gardu Induk Jatiagung, Ketapang, Langkapura, Mesuji, dan Dipasena," ujarnya.

Bumi Dipasena sebagai lumbung udang kebanggaan masyarakat Lampung, kini telah dapat menikmati listrik. Para petambak bisa memanfaatkan listrik, baik untuk usaha maupun kehidupan mereka.

Tentunya, hal ini berkat penguatan subsistem listrik melalui pengoperasian Gardu Induk Dipasena dan Gardu Induk Mesuji. Begitu juga Kota Baru, Jatiagung, merupakan tempat yang akan diusungkan sebagai daerah pemekaran dan nantinya akan dijadikan pusat Pemerintah Provinsi Lampung. 

Selanjutnya Gardu Induk Ketapang yang berlokasi di Lampung Selatan diharapkan dapat menyokong suplai kelistrikan khususnya di daerah perindustrian dan juga gerbang Lampung, Pelabuhan Bakauheni. Dan yang terakhir adalah Gardu Induk Langkapura diharapkan dapat menjaga keandalan dalam penyaluran energi listrik di Bandar Lampung sebagai ibu kota provinsi. 

"Listrik bukan hanya memberikan penerangan tetapi juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Oleh sebab itu, pemerintah akan terus mendorong percepatan berbagai pembangunan infrastruktur kelistrikan di seluruh wilayah Sai Bumi Ruwa Jurai," kata Gubernur.

Sementara itu, Executive Vice President (EVP) Operasi Regional Sumatera PLN Supriyadi, mewakili Direktur Bisnis Regional Sumatera-Kalimantan, secara virtual menjelaskan pihaknya telah melakukan berbagai macam upaya untuk meningkatkan reservansi di Sumatera. Sehingga cadangan di Sumatera, yang sebelummnya pada 2015 masih defisit, maka pada 2017 sudah tidak ada lagi defisit, bahkan ada cadangan hingga 815 MW.

"Kondisi kelistrikan nasional secara umum maupun Sumatera secara khusus, dalam hal ini Lampung, dalam keadaan aman dan cukup. Cadangan kami, kelistrikan di Sumatera cukup," katanya. 

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar