#ppkm#bandarlampung

5 Aturan Penting PPKM Level 3 di Bandar Lampung

( kata)
5 Aturan Penting PPKM Level 3 di Bandar Lampung
Penyekatan jalan mulai dibuka setelah Bandar Lampung memasuki PPKM Level 3, Selasa, 7 September 2021. Lampost.co/Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah mengumumkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali diperpanjang hingga 13 September 2021. Keterangan ini termuat dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 39 Tahun 2021 yang berisi aturan dan wilayah yang termasuk dalam kebijakan PPKM Level 4, Level 3, dan Level 2 Covid-19.

"Seiring dengan situasi covid-19 yang makin baik, serta implementasi protokol kesehatan (Prokes) dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi yang terus berjalan, ada beberapa penyesuaian aktivitas masyarakat yang bisa dilakukan dalam periode 7-13 September ini," terang Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan pada Senin, 6 September 2021 malam lewat YouTube Sekretariat Presiden.

Baca: Turun ke PPKM Level 3, Mal di Bandar Lampung Boleh Buka sampai Jam 8 Malam

 

Pemerintah telah menetapkan 314 kabupaten/kota di luar pulau Jawa-Bali masuk dalam asesmen PPKM Level 3. Wilayah yang masuk dalam asesmen level 3 ini meningkat dari sebelumnya hanya 303 kabupaten/kota.

Berikut aturan-aturan baru dalam penerapan PPKM Level 3 luar Jawa-Bali, termasuk Kota Bandar Lampung;

1. Kegiatan belajar belajar-mengajar dapat dilakukan tatap muka (PTM) dengan maksimal 50% dari kapasitas ruang kelas dan menerapkan prokes ketat.

2. Industri orientasi ekspor dan penunjangnya dapat beroperasi 100% dengan prokes ketat. Apabila ditemukan klaster persebaran covid-19, maka wajib tutup selama lima hari.

3. Restoran dapat melayani makan di tempat dengan maksimal pengunjung 50% kapasitas dan dilaksanakan dengan menerapkan prokes ketat.

4. Mal dan pusat perbelanjaan dapat beroperasi dengan 50% kapasitas. Jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 20.00 WIB.

5. Tempat ibadah dapat menjalankan kegiatan keagamaan dengan 50% dari kapasitas. Khusus daerah yang menerapkan PPKM Level 4, tempat ibadah diizinkan menjalankan kegiatan keagamaan dengan kapasitas maksimal 25% atau paling banyak 30 orang.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar