sriwijayaairpesawatjatuhkecelakaan

46 Jenazah Korban Sriwijaya Air Telah Diserahkan ke Keluarga

( kata)
46 Jenazah Korban Sriwijaya Air Telah Diserahkan ke Keluarga
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono (tengah). Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo


Jakarta (Lampost.co) -- Rumah Sakit (RS) Polri telah menyerahkan puluhan jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang teridentifikasi. Total ada 53 korban yang teridentifikasi melalui sampel DNA dan sidik jari.

 

"Sampai sore ini jenazah yang telah diserahakan dan dimakamkan sebanyak 46 jenazah," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam konferensi pers di RS Polri, Jakarta Timur, Senin, 25 Januari 2021.

Baca juga: Seluruh Penumpang Sriwijaya Air Asal Lampung Teridentifikasi

Jenazah teridentifikasi bisa diambil di ruang jenazah RS Polri. Namun, tidak semua proses pengambilan jenazah dapat dipublikasikan. 

Sejumlah keluarga korban ada yang menginginkan proses tersebut tidak diinformasikan secara luas. Rusdi meminta wartawan menghormati keinginan keluarga korban. 

"Kita harus hormati keinginan keluarga korban. Ketika mengambil jenazah dari keluarganya tidak ingin dipublikasi, kita hormati, kita maklumi," jelasnya.

Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menerbitkan 53 dokumen kependudukan milik korban jatuhnya pesawat Sriwijaya SJ-182. Berkas tersebut digunakan untuk proses administrasi pemakaman dan lainnya.

"Kami Ditjen Dukcapil bekerja bersama tim DVI, begitu teridentifikasi kami langsung validasi dengan database kependudukan. Begitu valid, kami segera hubungi para kepala Dinas Dukcapil sesuai alamat korban," ujar Direktur Pencatatan Sipil Ditjen Dukcapil Kemendagri Handayani Ningrum.

Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada pukul 14.40 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat berjenis Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK CLC itu lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB.

Posisi terakhir pesawat itu berada di 11 mil laut utara Bandara Soetta, tepatnya di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Pesawat tercatat hendak menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13 ribu kaki. Pesawat yang dipastikan jatuh itu mengangkut 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru. 

Winarko







Berita Terkait



Komentar