#lpjk#sertifikasi#kompetensi

45 Warga Binaan Kantongi Sertifikat TKK Kompeten

( kata)
45 Warga Binaan Kantongi Sertifikat TKK Kompeten
Sejumlah WBP menunjukkan keahliannya saat mengikuti uji kompetensi di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas I Bandar Lampung, Kamis (11/10). Dok/LPJK Lampung

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Sebanyak 45 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas I Bandar Lampung mengantongi sertifikat kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK), Kamis (11/10/2018).

Menurut Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Lampung Tubagus Ahmad Rif'at, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan menambah tenaga kerja konstruksi yang bersertifikat sebanyak 38.000 orang di 2018. Jumlah tersebut sama dengan pencapaian tenaga kerja konstruksi bersertifikat di 2017. Untuk itu, Kementerian PUPR, Kementerian Hukum dan HAM, serta LPJK menggelar uji kompetensi di LP.

"Kami menyasar warga umum yang kini berada di LP untuk diberikan keterampilan kerja konstruksi agar setelah bebas nanti mereka memiliki bekal keterampilan dan bersertifikat kompeten," Kata dia melalui rilisnya, Kamis (11/10/2018).

Dia menambahkan, seluruh peserta yakni 45 WBP dinyatakan lulus. Mereka telah mengikuti uji kompetensi tingkat 3 untuk klasifikasi tukang batu, tukang keramik, tukang plester dan tukang cat bangunan. Berdasarkan data Kementerian PUPR, jumlah tenaga kerja konstruksi di Indonesia saat ini sebanyak 7 juta orang. Sebanyak 600 ribu orang dari jumlah itu yang bersertifikat. Padahal tenaga kerja konstruksi memiliki peran yang penting dalam pembangunan infrastruktur.

Sebelumnya Direktur Jenderal Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin menuturkan pihaknya akan menggelar pameran Konstruksi Indonesia 2018 yang akan digelar 31 Oktober–2 November 2018 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Sebanyak 12 ribu peserta yang terdiri dari kontraktor, konsultan konstruksi, pelaku bisnis dan UMKN serta para pemangku kepentingan di sektor konstruksi dan infrastruktur dipastikan hadir dalam kegiatan itu.

LPJK Nasional selaku penyelenggara kegiatan KI, dalam tahun ini masih akan berfokus kepada pengembangan SDM konstruksi. LPJK akan menyediakan workshop berbagai kompetensi, mengadakan sertifikasi gratis bagi tenaga terampil dan harga khusus bagi tenaga ahli. Terdapat juga lomba foto konstruksi selama pameran dan lomba essay konstruksi bagi kalangan mahasiswa dan pelajar.

Vera Aglisa



Berita Terkait



Komentar