pengedarsabulapas

44 Lapas Jadi Sarang Narkotika, Ini Tanggapan BNNP Lampung

( kata)
44 Lapas Jadi Sarang Narkotika, Ini Tanggapan BNNP Lampung
BNNP Lampung menembak mati seorang kurir sabu, dan mengamankan 5 tersangka kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu seberat 41,6 Kg. Zainudin

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Badan Narkotika Nasional (BNN) dikabarkan memberikan data ke Kemenkumham RI terkait adanya 44 lapas yang menjadi pusat peredaran narkoba di Indonesia. Jumlah tersebut meningkat dari 2018 sebanyak 22-29 lapas.

Dikonfirmasi lampost.co, Rabu, 11 Desember 2019, Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari membenarkan hal tersebut. Namun ditanya apakah dari 44 lapas tersebut salah satunya berada di bawah naungan Kanwil Kemenkumham Lampung, ia tak memaparkan secara rinci.

Baca juga: Pengedar 41,6 Kg Sabu Asal Aceh Ditembak Mati

"Ia benar, tapi kalau ditanya datanya (saat ini), saya lagi enggak bawa, tapi semua Lapas di Indonesia (termasuk Lampung), jadi atensi dan berpotensi," ujar Irjen Arman.

Kabid Brantas BNNP Lampung Kombespol Hendry mengakui belum menerima secara rinci, apakah data 44 lapas termasuk ada di Lampung.

"Kalau data itu spesifik kita belum terima dari pusat, tapi pengungkapan 40 kg kemarin ada (jaringan Rutan Way Hui)," ujarnya.

Pada perkara tersebut, BNNP mengamankan lima tersangka kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu seberat 41,6 Kg. Selain itu, petugas juga menembak mati satu pelaku atas nama Irfan Usman.

"Sementara belum (mengarah ke sipir), tapi masih kita kembangkan, tapi karena dikendalikan dari dalam pastinya ada HP kan di sana," katanya.

Winarko



Berita Terkait



Komentar