#CPNS#CASN

400 Peserta Asal Lamsel Ikuti Tes SKD CASN

( kata)
400 Peserta Asal Lamsel Ikuti Tes SKD CASN
Peserta SKD CASN memasuki ruangan tes di kampus Itera, Lampung Selatan, Selasa, 14 September 2021. Lampost.co/Sukisno


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sebanyak 400 lebih peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) asal Lampung Selatan (Lamsel) mengikuti Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) di Kampust Institut Teknologi Sumatera (Itera).

"Jumlah peserta asal Lampung ada 44.348 ribu, dari Lamsel sebanyak 2.161 peserta dengan pembagian tes selama tiga hari. Hari ini sebanyak 400 lebih peserta yang menjalani tes," kata Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto saat ditemui di Itera, Selasa, 14 September 2021. 

Baca: 4 Peserta Batal Ikut Tes PPPK Lambar karena Positif Covid-19

 

Dalam tes tersebut, lanjutnya, masing-masing komponen memiliki pasinggrade yang harus dilampaui peserta agar bisa dinyatakan lulus.

"Selama tes berlangsung, siapa saja bisa memantau melalui channel YouTube BKN. Seleksi tes sangat transparan tidak bisa yang lolos jika passing grade di bawah rata-rata," paparnya.

Sesuai arahan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, peserta diharap mengikuti prosedur dengan baik dan tidak tergoda dengan oknum yang menawarkan kecurangan. 

"Kalau ada oknum seperti itu, mari sama-sama kita tangkap," tegasnya. 

Sementara itu, Kepala Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara (BKN), Julia Leli Kurniatri meyakinkan pelaksanaan tes CASN akan berlangsung transparan.

"Sekarang kita ada deteksi wajah, jadi kita pastikan orang yang sama tidak ada joki," jelasnya. 

Di masa pandemi, lanjutnya, BKN juga memfasilitasi ruangan khusus untuk peserta negatif covid-19 tetapi memiliki suhu tubuh di atas 37,3 derajat. Bahkan, yang positif pun dijadwalkan ulang pengerjaan tes. 

"Saat ini kita memberikan fasilitas yang sama kepada semua warga masyarakat yang ingin menjadi PNS. Kami mengapresiasi generasi muda yang mendaftar menjadi CPNS baik itu PPPK Guru dan non-Guru mereka punya kepedulian besar untuk bersama-sama mengembangkan negeri ini," jelasnya. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar