sriwijayaair

40 Penumpang Teridentifikasi, Salah Satunya Mantan Ketum PB HMI

( kata)
40 Penumpang Teridentifikasi, Salah Satunya Mantan Ketum PB HMI
Proses evakuasi korban Sriwijaya Air. (MI/Susanto)


Jakarta (Lampost.co) -- Tim DVI Pusdokkes Polri telah mengidentifikasi 40 penumpang Sriwijaya Air SJ-182, Selasa, 19 Januari 2021 sekitar pukul 17.00 WIB. Sebelumnya, tim DVI telah mengidentifikasi 34 penumpang. 

Total tim sudah menerima 310 kantong jenazah dan seluruhnya sudah dilakukan pemeriksaan, termasuk didalamnya 250 kantong property. 

Enam penumpang yang teridentifikasi pada 19 Januari 2021 sore, salah satunya yakni Mulyadi P. Tamsir (39), mantan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) HMI Tahun 2016-2018. Ia berada di pesawat tersebut bersama istri dan beberapa anggota keluarganya yang telah teridentifikasi terlebih dahulu. 

Selain Mulyadi, lima penumpang lainnya Kholisul (37) pria, Grislend Gloria Natalies (28) perempuan, Faizal Rahman (30) pria, Andi Sifa Kamila (26) Perempuan, dan Shinta.

"Korban yang berhasil diidentifikasi bertambah enam, kemarin 34, jadi sekarang total 40," ujar Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Rusdi Hartono, dalam konferensi pers di RS Umum Bhayangkara Tk.I R. Said Sukanto, Jakarta Timur yang disiarkan langsung via media sosial resmi Mabes Polri, Selasa, 19 Januari 2021. 

Enam korban yang teridentifikasi hari itu seluruhnya via DNA dengan data pembanding dari pihak keluarganya. 

Namun hingga berita ini diturunkan, dua penumpang Sriwijaya Air SJ-182 asal Toto Makmur, Batu Putih, Tulangbawang Barat, Lampung, yakni Sugiono Efendy (37) dan Yohanes (27), belum berhasil teridentifikasi. Baru Pipit Piyono yang berhasil teridentifikasi dan telah dimakamkan di Tulangbawang Barat. 

"Hari ini ada 4 jenazah yang diserahkan ke keluarganya, total sudah 20 jenazah yang diserahkan untuk dimakamkan," kata Brigjen Rusdi. 
 

Ricky Marly







Berita Terkait



Komentar