#lada#ekbis#beritalambar

40 Kelompok Tani di Lambar dapat Bantuan Bibit Lada

( kata)
40 Kelompok Tani di Lambar dapat Bantuan Bibit Lada
Kelompok tani calon penerima bantuan bibit lada di Dinas Perkebunan dan Peternakan Lambar. Lampost.co/Eliyah


Liwa (Lampost.co): Sebanyak 40 kelompok tani di Lampung Barat bulan depan akan mendapatkan bantuan bibit lada yang bersumber dari APBN.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung Barat Agustanto Basmar, Senin, 12 Oktober 2020, mengatakan selain mendapat bantuan bibit lada, petani juga akan mendapatkan bantuan pupuk organik dengan total 10 ton.

Bantuan bibit lada yang akan didistribusikan kepada petani itu yakni sebanyak 40 ribu batang. Ke-40 kelompok tani itu tersebar hampir disemua kecamatan.

Sesuai rencana bibit tersebut akan direalisasikan pada Nopember mendatang. Saat ini prosesnya masih dalam tahap lelang. Sebagai persiapan untuk pendistribusianya, kini calon penerima bantuan sudah mulai melaksanakan penandatanganan berita acara.

"Saat ini calon kelompok tani penerima sedang menandatangani berita acara rencana penyaluran yang akan dilaksanakan di Nopember mendatang," kata Agus.

Ia menambahkan, program bantuan bibit lada ini difasilitasi oleh ketua komisi IV DPR RI Sudin. Program ini didapat merupakan atas usulan dari kelompok tani.
Program pemberian bantuan bibit lada menjalar ini merupakan upaya pemerintah untuk membantu petani dalam memperbaharui tanaman lada yang  selama ini sudah banyak yang mati.

Ditempat terpisah, sejumlah petani mengaku berterima kasih atas program bantuan yang akan diterima pihaknya itu.

"Mudah-mudahan melalui bantuan bibit lada ini, hasil panen kami kedepan bisa bertambah meningkat, baik dari sisi komoditas maupun kualitasnya," kata Suhanta selaku Ketua kelompok Tunas Usaha dari Pekon Padang Tambak, Way Tenong. 

Sementara itu, ketua kelompok pemuda tani Pekon Sukabumi, Kecamatan Batubrak Mahbup, mengaku senang karena akan mendapat bantuan bibit dan pupuk.

"Mudah-mudahan melalui bantuan bibit lada ini penghasilan kami kedepan bisa meningkat," kata Mahbup.

Ia menjelaskan, jika dirinya memiliki kebun kopi yang ditanam secara tumpangsari dengan lada. Namun ladanya selama ini sudah banyak yang mati karena penyakit.

Dia berharap melalui bantuan bibit yang akan diterima ini maka kedepan tanaman lada bisa kembali berhasil.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar