#bansos#Kemensos

39 Anak Yatim di Pesawaran Terima Bantuan Kemensos

( kata)
39 Anak Yatim di Pesawaran Terima Bantuan Kemensos
Ilustrasi. Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini saat membagikan bansos kepada anak yatim terdampak covid-19. Foto Antara


Pesawaran (Lampost.co) -- Sebanyak 39 dari 47 anak yatim terdampak covid-19 yang tercatat Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pesawaran mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinsos Kabupaten Pesawaran, Karmansyah menyebut sebanyak 47 anak di pesawaran kehilangan orang tua akibat meninggal karena terpapar covid-19.

"Tetapi yang mendapatkan bantuan cuma 39 anak," ujarnya. Senin 11 Oktober 2021.

Baca: Bantuan Anak Yatim Piatu Korban Covid-19 Mulai Disalurkan

 

Dia mengatakan, ada beberapa alasan yang dikeluarkan Kemensos kepada delapan anak yang tidak mendapatkan bantuan tersebut. Salah satunya adalah profesi orang tua mereka adalah aparatur sipil negara, TNI, atau Polri.

"Jadi kalau orang tuanya seorang pegawai negeri sipil, Kemensos tidak bisa menyetujui bantuan tersebut. Sehingga bantuan tersebut diberikan kepada anak-anak yang tepat sasaran," ujar dia.

"Bantuan yang diberikan Kemensos ini berupa uang sebesar Rp200ribu per bulan/anak yang ditransfer melalui rekening masing-masing selama empat bulan mendatang. Mulai September sampai dengan Desember," kata dia.

Dinsos Pesawaran telah memberikan data tersebut kepada Dinas Kesehatan, Dinas Ketenagakerjaan, dan Dinas Pendidikan Pesawaran agar mereka tetap bisa mendapatkan bantuan.

"Kita upayakan mereka ini mendapatkan bantuan, seperti dari Dinas Kesehatan bantuan berupa BPJS, lalu dari Dinas Ketenagakerjaan siapa tahu orang tuanya ingin diberikan pelatihan ketenagakerjaan, kalau dari Dinas Pendidikan anak-anaknya bisa mendapatkan bantuan beasiswa," kata dia.

Dia mengaku, Dinsos tidak memiliki pos khusus untuk bantuan anak yang ditinggal orang tua akibat covid-19.

"Hanya ada anggaran bantuan bagi masyarakat yang melaksanakan isolasi mandiri dan juga bantuan bagi masyarakat yang meninggal karena covid-19," katanya. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar