#honorer#pemprovlampung

35 Tenaga Honorer Dirumahkan

( kata)
35 Tenaga Honorer Dirumahkan
Foto : Dok Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co): 35 orang tenaga honorer di lingkungan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung dirumahkan. Hal tersebut dilakukan dalam rangka evaluasi dan penataan ulang tenaga honorer sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.


Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung, Makmur Hidayat, menjelaskan pihaknya melakukan evaluasi dan penataan ulang tenaga honorer sesuai tupoksi (tugas pokok dan fungsi) dan kemampuan anggaran dengan merasionalisasi 35 tenaga honorer.


“Rasionalisasi ini juga mempertimbangkan bidang keahlian honorer tersebut karena di luar kualifikasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan, seperti bidan, perawat, dan lainnya. Dan itu di luar kebutuhan Dinas Kelautan dan Perikanan,” katanya melalui keterangan tertulisnya, Selasa, 22 Oktober 2019.


Ia menceritakan 35 tenaga honorer yang dirasionalisasi tersebut masuk di bulan April 2019 ketika anggaran sudah berjalan. Tenaga Honorer tersebut masuk di bulan April 2019, namun tidak dianggarkan pada tahun sebelumnya. Rencananya akan dianggarkan pada APBD Perubahan 2019, tetapi Pemerintah Provinsi Lampung sedang mengalami beban anggaran Rp1,7 triliun.


"Sehingga tenaga PTHL tersebut tidak bisa dibayar. Apalagi di tahun anggaran 2019 terjadi defisit dan keharusan pemprov membayar Dana Bagi Hasil Pajak kepada Kabupaten/Kota," katanya.


Ia mengatakan jangankan untuk mengangkat honorer, tunjangan kinerja pegawai saja sudah dikurangi. Hal ini dilakukan untuk menyehatkan anggaran dalam waktu cepat. Makmur juga menjelaskan pihaknya telah memberikan warning terkait rasionalisasi ini. "Pemberian warning akan dirumahkan sudah ada sejak Agustus, dan keputusan lisan terakhir untuk dirumahkan diberikan pada Oktober ini,” jelasnya.

 

Triyadi Isworo



Berita Terkait



Komentar