#PKH#tandakhusus#beritalamsel

332 Rumah KPM PKH di Bumidaya Diberi Tanda Khusus

( kata)
332 Rumah KPM PKH di Bumidaya Diberi Tanda Khusus
Pemasangan tanda khusus bagi KPM PKH di Desa Bumidaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, yang disaksikan Kepala Desa Bumidaya Dudi Hermana dan Babinsa setempat, Kamis (28/11/2019). Lampost.co/Armansyah

Kalianda (Lampost.co) -- Sebanyak 332 rumah keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan program keluarga harapan (PKH) di Desa Bumidaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, akan diberi tanda khusus.

Dari 21 desa yang ada, pemasangan tanda khusus itu baru dilakukan di enam desa. Pemasangan tanda  sebagai bentuk transparansi bantuan Kemensos tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, Kamis, 28 November 2019, pemasangan tanda khusus itu dilaksanakan atas kerjasama antar Pemerintah Desa Bumidaya dan Pendamping PKH di Kecamatan Palas.

Kepala Desa Bumidaya, Dusi Hermana mengatakan pemasangan tanda khusus itu menggunakan cat semprot yang dipasang di dinding depan rumah KPM bantuan PKH. Dimana, pemasangan yang dilaksanakan secara swadaya itu untuk transparansi bagi KPM PKH.

"Ya, baru hari ini kita mulai pemasangan tanda khusus. Penempelan ini merupakan kerjasama antar Pendamping PKH dan Pemerintah Desa Bumidaya. Secepatnya akan kami pasang semua rumah KPM PKH," kata dia.

Sementara itu, Koordinator Pendamping PKH Kecamatan Palas Doni Kurniawan mengatakan hingga kini pemasangan tanda khusus atau penempelan stiker penerima PKH itu sudah terlaksana di Enam Desa di Kecamatan Palas, yakni Desa Palasaji, Baliagung, Bandanhurip, Mekarmulya, Sukaraja dan Bumidaya.

"Sudah ada enam desa yang melaksanakan pemasangan tanda khusus bagi KPM PKH. Kami berharap kedepannya desa lainnya di Kecamatan Palas juga melaksanakan pemasangan tanda khusus itu," kata dia.

Doni mengatakan tujuan dari pemasangan tanda khusus bagi KPM PKH itu merupakan bentuk transparasi terhadap bantuan dari Kemensos. Disamping itu, agar masyarakat luas tahu siapa saja penerima bantuan PKH.

"Jika ada KPM PKH yang menolak untuk diberi tanda khusus pada rumahnya, maka KPM tersebut bisa langsung mengundurkan diri sebagai penerima PKH. Kemudian, saya berharap bagi warga yang ekonominya sudah mampu, silahkan mundur," kata dia.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar