#pkh#bantuansosial#beritalampura

301 KPM PKH di Lampura Mengundurkan Diri

( kata)
301 KPM PKH di Lampura Mengundurkan Diri
Pelaksanaan monitoring dan evaluasi pendamping PKH dan KPM. Lampost.co/Yudhi Hardiyanto

Kotabumi (Lampost.co): Dari 48.755 keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan program keluarga harapan (PKH) di 2020, sebanyak 301 KPM mengundurkan diri dari kepesertaan PKH.

Koordinator PKH Wilayah I Kabupaten Lampung Utara Alexander mengatakan pengunduran diri ratusan KPM tersebut setelah pihaknya melakukan verifikasi dan validasi tim koordinasi pendamping PKH mulai tingkat RT, RW, hingga desa/kelurahan yang tersebar di 23 kecamatan se-Lampura.

"Jumlah KPM PKH yang mengundurkan diri atau graduasi mandiri itu dimungkinkan bertambah," ujarnya, saat melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan PKH dikediaman pendamping di Desa Tanjungraja, Kecamatan Tanjungraja, Rabu, 20 Januari 2020.

Korlab II PKH Lampura, Desyanto, mengatakan kepesertaan PKH yang mengundurkan diri tersebut akan dilaporkan dalam sistem informasi kesejahteraan social-next generation (SIKS-NG) kabupaten yang terhubung secara online ke Kementerian Sosial (Kemensos) dan dikeluarkan dari data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) di kabupaten.

"Dengan pemasangan stiker di rumah warga penerima bantuan ini agar masyarakat bisa melakukan pengawasan secara langsung warga prasejahtera penerima Bansos PKH. Sehingga bantuan benar-benar dapat menyentuh masyarakat yang tidak mampu," kata dia.

Sementara itu, Korlab II PKH Lampura, Agus Rahmadi, mengatakan jumlah peserta KPM PKH di Lampura dalam dua tahun terakhir yakni 2018-2019 mengalami fluktuasi. Dari 42.787 KPM di 2018 naik menjadi 50. 677 KPM di 2019. Kemudian di 2020 turun menjadi 48.755 KPM.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar