#smk#digital

300 Guru SMK di Lamsel Rumuskan Soal Ujian Berbasis Android

( kata)
300 Guru SMK di Lamsel Rumuskan Soal Ujian Berbasis Android
Proses pembuatan naskah ujian semester berbasis Android di SMK Swadhipa 2 Natar, Lampung Selatan, Rabu, 27 Oktober 2021. Lampost.co/Febi Herumanika


Kalianda (Lampost.co) -- Sebanyak 300 guru serta puluhan kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) swasta se-Lampung Selatan (Lamsel) menggelar pertemuan di SMK Swadhipa 2 Natar untuk pembuatan naskah soal ujian semester lewat aplikasi khusus. 

Ketua Forum Kerja Kepala Sekolah (FKKS) Purwadi mengatakan, pertemuan guru dari 10 mata pelajaran se-Lamsel guna membahas serta menyatukan pikiran untuk membuat soal mata pelajaran yang nantinya diujikan secara bersama via aplikasi berbasis Android

"Pembuatan 10 soal mata pelajaran ini supaya sama serentak untuk diujikan di semester ganjil tahun ini menggunakan ponsel," kata Purwadi, Rabu, 27 Oktober 2021.

Baca: 350 Sekolah di Lamsel Telah Ikuti Uji Coba PTM

Demi menghindari kerumunan, ratusan guru SMK dari berbagai sekolah di Lamsel itu menempati ruang masing-masing untuk membahas serta membuat soal ujian. Mereka juga memasukkan mata pelajaran yang dicanangkan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, berupa pendidikan antikorupsi dan bahasa Lampung. 

Guru dari berbagai SMK swasta di Lamsel yang datang hari ini, kata Purwadi, membuat soal masing-masing mata pelajaran sebanyak 40 butir.

"Hari ini harus diselesaikan dan akan diujikan di Desember mendatang secara serentak menggunakan Android," katanya. 

Selain pembuatan soal 10 mata pelajaran, seluruh kepala sekolah SMK swasta se-Lamsel juga membentuk forum guru mata pelajaran tujuannya untuk secara bersama membahas kurikulum pelajaran yang dicanangkan Kementerian Pendidikan. 

"Jumlah sekolah SMK swasta yang datang 44 sekolah. Kalau seluruh guru dan kepala sekolah yang datang 300 orang lebih, harapannya semoga semua kegiatan berjalan lancar," kata Purwadi. 

Pembina FKKS seluruh guru SMK Swasta Lampung Selatan Muhammad Aham berharap dengan adanya kegiatan ini diharapakan forum guru tetap menjalin komunikasi baik untuk kemajuan sekolah SMK di Lamsel. 

"Dengan dibentuknya forum guru mata pelajaran hari ini semua guru bisa saling berkomunikasi soal perkembangan teknologi yang ada saat ini, ke depan juga diharapakan tidak ada pembeda antara satu sekolah dengan sekolah yang lain semua sama," kata dia. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar